Robingah, S.Pd.SD

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Keranjang Hias Menarik Buang Sampah pada Tempatnya
Keranjang sampah yang dihias mempunyai fungsi kebersihan dan keindahan.

Keranjang Hias Menarik Buang Sampah pada Tempatnya

*Keranjang Hias Menarik Buang Sampah pada Tempatnya*

Tantangan hari ke-23

#TantanganGurusiana

Sampah identik dengan benda/barang sisa yang kotor dan dapat mengotori suatu tempat. Keberadaannya dapat mengganggu pemandangan dan mengganggu kesehatan. Apalagi jika sampah itu berserakan di mana-mana atau menumpuk hingga menggunung.

*Berbagai Macam Sampah*

Sampah ada yang kering tetapi ada juga yang basah. Sampah kering biasanya mudah diterbangkan angin sehingga jika tidak ditempatkan pada tempatnya maka sampah tersebut akan mudah berserakan ke mana-mana. Sedangkan sampah basah kebanyakan berasal dari bekas bungkus makanan atau minuman. Ada juga sampah basah yang berasal dari sayuran dan buah yang membusuk. Baik sampah kering maupun sampah basah, keduanya tetap saja perlu ditempatkan di tempat sampah.

Kalau kita amati dalam kehidupan sehari-hari, kebanyakan sampah itu berasal dari dedaunan, plastik, kertas, dan kaleng. Sampah yang berasal dari dedaunan biasanya berupa daun-daun kering yang terlepas dari ranting pohon. Warnanya ada yang coklat dan ada yang kuning. Ketika angin bertiup kencang, daun-daun kering di pohon akan mudah berguguran. Jatuhnya daun-daun dari pohon mengakibatkan lingkungan di sekitarnya menjadi kurang enak dipandang.

Kita juga mengenal ada istilah sampah organik dan anorganik. Perbedaan antara sampah organik dan anorganik terletak pada asal dan sifatnya. Sampah organik berasal dari sisa-sisa makhluk hidup berupa tumbuhan dan hewan. Biasanya sampah organik menimbulkan bau busuk yang menyengat. Sedangkan sampah anorganik berasal dari selain makhluk hidup atau benda mati. Untuk itu, perlu ada pemisahan ketika kita akan menempatkan sampah tersebut.

*Buang Sampah pada Tempatnya*

Mengingat bahwa sampah dapat mengganggu kebersihan dan kesehatan, maka membuang sampah pada tempatnya perlu dibiasakan sejak kecil. Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal sangat tepat untuk membiasakan anak-anak membuang sampah pada tempatnya. Kalimat buanglah sampah pada tempatnya tidak hanya menjadi sebuah hafalan saja, namun perlu diterapkan sebagai kebiasaan dan budaya hidup bersih dan sehat.

Melalui program budaya bersih dan sehat, anak-anak diharapkan mempunyai kesadaran diri untuk selalu membuang sampah pada tempatnya. Selain itu, anak-anak juga perlu mempunyai kepedulian yang tinggi dan mau saling mengingatkan terhadap perilaku teman yang masih suka membuang sampah sembarangan. Untuk itu perlu ada komitmen bersama antara guru, kepala sekolah, anak-anak, komite sekolah, penjual makanan dan petugas kebersihan di sekolah.

Pembuatan tempat sampah kreasi dapat dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menarik dan membiasakan anak-anak membuang sampah pada tempatnya. Cara membuatnya cukup mudah. Ambillah tempat sampah yg terbuat dari bahan yang disukai. Misalnya tempat sampah berupa keranjang dari plastik atau bambu, kayu, ban mobil bekas, atau bekas wadah cat. Siapkan kertas warna-warni yang menarik, gunting, lem, pensil dan spidol. Rancanglah sebuah gambar hiasan pada kertas yang telah tersedia. Kemudian guntinglah kertas sesuai selera agar dapat menutup bagian luar tempat sampah. Langkah selanjutnya yaitu merekatkan kertas dengan lem pada tempat sampah. Nah, jadilah keranjang hias yang menarik untuk tempat membuang sampah.

Tempat sampah kreasi juga dapat dihias dengan beragam warna cat sehingga tampak lebih menarik dan menimbulkan kesan keindahan. Selain itu, pembuatan tempat sampah kreasi dimaksudkan agar anak-anak merasa suka dan tertarik untuk menempatkan sampah pada tempatnya. Dengan aneka hiasan sesuai karakter anak, tempat sampah dapat menjadi media berkreasi untuk menanamkan rasa cinta pada kebersihan.

Tempat yang bersih dan indah akan menumbuhkan gairah belajar yang tinggi. Kenyamanan dan kesehatan pun dapat terjaga. Bukankah kita tahu bahwa sampah adalah sumber polusi yang dapat mengakibatkan penyakit? Maka dari itu, kita perlu menjaga kebersihan tempat dengan membiasakan membuang sampah pada tempatnya. Ingat ya, kebersihan pangkal kesehatan.

Kendal, 10-02-2020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post