Robingah, S.Pd.SD

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Membentuk Karakter Nasionalis Melalui Lagu Daerah Nusantara
Setelah melakukan senam pagi, anak-anak menyanyikan lagu-lagu daerah nusantara bersama-sama sambil menari di halaman sekolah.

Membentuk Karakter Nasionalis Melalui Lagu Daerah Nusantara

*Membentuk Karakter Nasionalis Melalui Lagu Daerah Nusantara*

Tantangan hari ke-29

#TantanganGurusiana

Karakter nasionalis merupakan bagian dari karakter bangsa yang perlu dikembangkan dalam gerakan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Pengembangan karakter nasionalis dapat dilakukan dengan berbagai cara. Satu diantaranya yaitu melalui pengenalan lagu-lagu daerah nusantara.

*Karakter Nasionalis*

Indonesia adalah negara yang memiliki kekayaan budaya beraneka ragam. Ragam budaya tersebut berakar dari budaya-budaya daerah yang masih dipertahankan keberadaannya. Generasi muda penerus bangsa perlu mengenal dan melestarikannya.

Ragam budaya bangsa diwujudkan dalam berbagai bentuk kesenian dan karya. Kesenian daerah yang tersebar di seluruh Indonesia ada yang berupa lagu daerah, tarian daerah dan alat musik daerah. Mengenalkan lagu-lagu daerah nusantara sangat tepat untuk menanamkan rasa nasionalis dalam penguatan karakter bangsa.

Ada lima karakter bangsa yang perlu dikembangkan dalam gerakan PPK. Kelima karakter tersebut adalah religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas. Masing-masing unsur karakter terdiri atas berbagai subunsur yang lebih spesifik.

Menurut Komalasari (2017:10) nilai karakter nasionalis merupakan cara berpikir, bersikap, dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsa, menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya. Adapun subunsur karakter nasionalis antara lain apresiasi budaya sendiri, menjaga kekayaan budaya bangsa, rela berkorban, unggul, dan berprestasi, cinta tanah air, menjaga lingkungan, taat hukum, disiplin, menghormati keragaman budaya, suku, dan agama.

*Mengenal Lagu Daerah Nusantara*

Lagu-lagu daerah nusantara sebagai bagian dari budaya bangsa perlu dikenalkan kepada peserta didik pada jenjang Sekolah Dasar. Melalui lagu-lagu daerah nusantara mereka dapat belajar tentang ragam kesenian dan budaya daerah di Indonesia. Dari Sabang sampai Merauke masing-masing daerah di Indonesia memiliki lagu daerah yang khas.

Lagu daerah nusantara di Indonesia banyak sekali ragamnya. Ada Butet (Aceh), Ondel-Ondel (Betawi). Manuk Dadali (Jawa Barat), Suwe Ora Jamu (Jawa Tengah), Ampar-Ampar Pisang (Kalimantan Selatan), dan Apuse (Papua). Selain lagu-lagu daerah tersebut, masih banyak lagi lagu daerah yang lainnya. Biasanya syair lagu daerah ditulis menggunakan bahasa daerah asalnya. Dengan demikian peserta didik di suatu daerah dapat mengenal pula ragam bahasa daerah yang terdapat pada lagu daerah yang dikenalnya.

Pengenalan lagu-lagu daerah nusantara dapat dilakukan melalui pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya dan kegiatan ekstrakurikuler. Di samping itu, dapat juga dilakukan melalui pembiasaan mendengarkan dan menyanyikan bersama-sama lagu daerah nusantara pada hari-hari tertentu. Misalnya saja pada hari Jumat setelah melakukan senam bersama, anak-anak bisa diperdengarkan lagu-lagu daerah nusantara kemudian mereka menyanyikannya bersama teman-teman di halaman sekolah.

Menyanyikan lagu daerah nusantara sangat menyenangkan bagi anak-anak. Apalagi dengan iringan musik yang menarik hati membuat mereka menjadi suka dengan ragam kesenian bangsa sendiri. Sambil menari dan bergembira ria dalam kelompok berbentuk lingkaran seolah tak ada beban yang menekan jiwa. Rasa cinta budaya bangsa dan cinta tanah air begitu terasa. Rasa persatuan dan persatuan pun tampak nyata.

Jika rasa cinta budaya bangsa telah tertanam dalam hati anak-anak sejak usia dini maka diharapkan karakter nasionalis dapat menjadi karakter kuat yang dimiliki oleh generasi bangsa. Peran guru sebagai fasilitator dalam pengembangan dan pelestarian budaya bangsa sangat dibutuhkan. Itu sebabnya guru seharusnya dapat memberikan contoh kepada peserta didiknya dalam penanaman budaya bangsa untuk memperkuat karakter nasionalis.

Kendal, 16-02-2020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post