Robingah, S.Pd.SD

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Menikmati Tempe Kedelai
Beragam bentuk tempe yang biasa kita jumpai di pasar, warung, dan penjual tempe.

Menikmati Tempe Kedelai

*Menikmati Tempe Kedelai*

Tantangan hari ke-30

#TantanganGurusiana

Siapa yang tidak kenal dengan tempe? Tempe merupakan makanan khas Indonesia. Rasanya gurih dan harganya terjangkau.

*Sekilas tentang Tempe*

Negeri Indonesia memang terkenal dengan kekayaan sumber daya alamnya. Tanahnya yang subur dapat ditanami berbagai jenis tumbuhan sebagai sumber makanan. Kedelai sebagai bahan pembuatan tempe juga tumbuh subur di negeri katulistiwa ini.

Tempe telah banyak dikenal orang sebagai makanan yang lezat dan bergizi. Tempe mengandung protein nabati yang berguna untuk pertumbuhan.Tak hanya berfungsi sebagai lauk atau sayur saja. Tempe juga dapat dijadikan kudapan atau camilan dalam berbagai varian. Tempe dibentuk dengan beragam cara. Ada yang dibentuk menjadi batangan, ada yang silinder, dan ada pula yang dibentuk menyesuaikan daun pembungkusnya. Bungkus tempe kebanyakan menggunakan plastik bening. Meski ada juga yang dibungkus daun pisang dan bumbung. Bumbung adalah nama lain dari bambu yang digunakan untuk wadah dan alat cetak pembuatan tempe.

Bungkus tempe yang beraneka macam memudahkan orang untuk menyebutkan nama tempe. Misalkan saja tempe plastik, tempe godhong, dan tempe bumbung. Masing-masing nama tersebut diambil berdasarkan pembungkusnya. Secara umum, bahan dasar tempe adalah kedelai. Namun, ada juga tempe yang terbuat dari ampas tahu. Orang biasa menyebutnya tempe gembus atau ketepo.

*Sajian Tempe*

Sajian tempe dalam berbagai menu membuat lidah serasa tak ingin diam begitu saja. Sebagai camilan, tempe dapat dibuat kripik, mendoan, tempe sojiku atau tempe bacem. Untuk lauk dan sayur, tempe dapat digoreng tanpa tepung, ditumis, disambal, dibuat bothok, balado, tempe kering, dan empis-empis.

Menulis tentang tempe, aku jadi teringat seloroh seorang teman yang menggoda. Musim hujan udara terasa dingin. Enaknya makan apa ya? Mendoan garing. Begitulah jawab temanku. Aku pun tertawa mendengar jawabannya. Memang ada mendoan garing? Mendoan itu ya mendo (basah) maksudnya tempe diiris tipis dicelupkan ke adonan tepung bercampur gandum dan digoreng tidak sampai kering lalu diangkat. Enak dinikmati sambil nyigit (menggigit) cabe rawit dikala masih hangat.

Mendoan tempe adalah makanan khas di daerah Banjarnegara, Banyumas dan sekitarnya. Maka dari itu, tidak mengherankan kalau di daerah yang merupakan bagian dari wilayah Jawa Tengah itu banyak dijumpai tempe yang dibungkus tipis-tipis dengan daun pisang. Namanya tempe lentreng. Dalam satu bungkus isinya ada yang satu, dua atau tiga. Tempe lentreng khusus untuk membuat mendoan dan keripik.

Nikmatnya sajian tempe dalam berbagai rasa membuatku tak ingin terlalu lama meninggalkannya. Hampir setiap hari aku siapkan tempe sebagai menu harian yang murah, sehat, dan bergizi. Selain itu, memasak tempe cukup sederhana caranya. Cukup bumbu bawang putih, ketumbar, kemiri, dan garam, tempe dapat digoreng dan memunculkan selera kapan pun waktunya. Jika ingin membuat mendoan bisa ditambahkan kunyit dan daun muncang agar rasa gurih lebih terasa. Menikmati tempe selagi hangat dengan secangkir teh atau kopi membuat mata tak lagi mengantuk untuk lanjut menulis dan menulis.

Kendal, 17-02-2020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post