Robingah, S.Pd.SD

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Corona, Peserta Didik Belajar di Rumah
Kelas menjadi sepi.

Corona, Peserta Didik Belajar di Rumah

Corona, Peserta Didik Belajar di Rumah

Tantangan hari ke-58

#TantanganGurusiana

Hari ini semua ruang kelas di sekolahku kosong. Meja dan kursi tak ada yang menempati. Sepi sekali. Semua peserta didik belajar di rumah. Kuamati sekeliling kelas. Bersih tak bersampah. Seperti biasa, kebersihan dan kerapian kelas memang selalu menjadi perhatian bagiku.

Belakangan ini, berita tentang menyebarnya virus corona di negeri kita memang begitu marak menjadi tayangan berbagai media. Hampir tiap hari informasi tentang si gesit corona kudapatkan di group-group Whatsapp yang kumiliki. Ada yang menginfokan tentang cara penyebaran virus corona, cara pencegahan, dan ada pula yang menginfokan tentang bahayanya virus yang disebut Covid-19 ini.

Menyikapi situasi yang demikian, beberapa kepala daerah telah mengeluarkan surat edaran terkait dengan pelaksanaan pembelajaran bagi para peserta didik. Misalkan saja di wilayah Kabupaten Kendal mulai tanggal 16-29 Maret 2020 para peserta didik dari jenjang TK, SD/MI, SMP/MTs baik negeri maupun swasta diumumkan untuk melaksanakan pembelajaran di rumah. Begitu pula dengan peserta didik SMA dan SMK melakukan hal yang sama.

Istilah belajar di rumah sebenarnya tidak sama dengan libur sekolah atau liburan. Pada hari libur, peserta didik bebas mengisi liburnya sesuai dengan rencana masing-masing. Sedangkan belajar di rumah berarti peserta didik tetap melakukan aktivitas belajar meskipun tinggal di rumah.

Ketika belajar di sekolah, peserta didik didampingi dan difasilitasi oleh guru. Maka, ketika belajar di rumah mereka dapat didampingi oleh orang tua atau anggota keluarga. Media yang digunakan dalam kegiatan belajar di rumah tidak harus sama dengan media yang digunakan di sekolah.

Bagi orang tua yang telah memiliki media berupa laptop, komputer, atau Hand Phone android mungkin dapat melakukan pendampingan belajar pada anaknya secara daring (dalam jaringan). Itu pun kalau orang tua tidak sibuk dengan tugasnya dalam mencari nafkah. Lalu bagaimana dengan anak-anak yang tidak atau belum memiliki fasilitas tersebut?

Belajar di rumah menggunakan media daring (dalam jaringan) memang dapat dilakukan kapan saja. Namun demikian, guru juga perlu melakukan pendampingan meski dengan cara jarak jauh. Jurnal harian dan materi pembelajaran perlu disampaikan agar anak-anak tetap terarah dalam melakukan aktivitas belajarnya. Tugas-tugas yang harus dikerjakan juga perlu disampaikan dengan jelas sehingga meskipun di rumah, tugas sekolah tetap terselesaikan dengan baik.

Ketika anak-anak belajar di rumah, komunikasi antara guru dan anak tetap dapat dilakukan. Jika ada kesulitan dalam memahami materi pelajaran guru dapat menjelaskannya melalui pesan-pesan. Misalkan saja melalui pesan Whatsapp. Meskipun di desa, sekarang sudah tampak banyak anak-anak seusia SD dan SMP yang dapat menggunakan media Whatsapp (WA).

Melalui Whatsapp, guru dapat mengingatkan dan memantau agar ketika jam belajar, anak-anak tidak keluar rumah. Bahkan kalau tidak ada acara yang sangat penting juga dihimbau untuk tetap tinggal di rumah. Komunikasi dengan orang tua murid hendaknya tersambung dengan baik.

Kebersihan badan dan tempat belajar perlu selalu dijaga. Hindari kontak langsung dengan banyak orang juga perlu dipahami oleh peserta didik dan orang tua. Hal ini dimaksudkan agar waktu belajar di rumah tidak disalahgunakan untuk berkunjung ke tempat-tempat kerumunan orang.

Bagi anak-anak SD/MI yang belum memiliki media belajar daring dapat menggunakan buku paket. Pihak sekolah dapat meminjamkan buku kepada anak-anak untuk belajar di rumah. Guru dapat mengingatkan yang penting buku tetap terjaga kebersihan dan keutuhannya.

Bagaimana menyikapi cara belajar di rumah bagi anak-anak demi mencegah penyebaran virus corona tidak perlu dikeluhkan. Yakinlah bahwa semua peristiwa yang terjadi tentu ada hikmahnya. Kita lebih baik waspada, berikhtiar, dan tak lupa selalu berdoa semoga kita semua selalu sehat-sehat saja dan si corona segera menjauh dari kita. Aamiin.

Kendal, 16-03-2020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post