Komitmen dalam Satuan Pendidikan
*Komitmen dalam Satuan Pendidikan*
Tantangan hari ke-47
#TantanganGurusiana
Visi, misi, dan tujuan pendidikan di sekolah sudah ditetapkan bersama. Berbagai rencana kegiatan baik jangka panjang maupun jangka pendek juga telah disepakati bersama. Perlukah komitmen untuk mewujudkannya?
*Pentingnya Komitmen*
Tak hanya rencana yang matang saja yang perlu diperhatikan untuk mencapai suatu tujuan. Segala aktivitas dalam kehidupan ini perlu ada komitmen dari pihak-pihak yang terlibat di dalamnya. Baik pihak secara perseorangan maupun secara bersama-sama, komitmen perlu dibangun sejak awal sebelum melaksanakan suatu rencana kegiatan.
Begitu pun dalam pengelolaan pendidikan pada satuan pendidikan. Komitmen yang tinggi dari seluruh pemangku kepentingan sangat berpengaruh pada pencapaian visi, misi, dan tujuan sekolah yang telah ditetapkan. Tiap satuan pendidikan dipimpin oleh seorang kepala sekolah. Di samping ada guru sebagai pendidik juga ada tenaga kependidikan dan komite sekolah sebagai mitranya.
Ada 3 (tiga) tugas pokok dan fungsi kepala sekolah berdasarkan Permendikbud nomor 6 tahun 2018 yaitu melaksanakan tugas manajerial, pengembangan kewirausahaan, dan supervisi kepada guru dan tenaga kependidikan. Agar dapat menjalankan ketiga tugas pokok dan fungsi tersebut maka seorang kepala sekolah sudah seharusnya memiliki komitmen yang tinggi.
Komitmen terhadap tugas yang diembannya memang bukan hal yang omudah untuk diwujudkan. Namun begitu, bukan berarti boleh diabaikan.
Maju dan tidaknya penyelenggaraan pendidikan di tiap-tiap satuan pendidikan sangat tergantung pada komitmen bersama antara kepala sekolah, pendidik dan tenaga kependidikan yang ada. Kepala sekolah adalah manajer di sekolah yang dipimpinnya. Selaku manajer, maka ia bertugas untuk mengatur dan mengelola segala aktivitas yang ada di sekolah. Ia pun harus menjalankan tugasnya dalam kepemimpinan kewirausahaan dan supervisi.
*Komitmen Perlu Dukungan*
Kepala sekolah adalah pemimpin pada satuan pendidikan. Maka dari itu, tidak lepas perannya untuk mempengaruhi kinerja seluruh warga sekolah yang dipimpinnya. Memimpin sama halnya dengan mempengaruhi. Tentu saja yang dimaksud adalah mempengaruhi kinerja yang bagus. Namun demikian, kepala sekolah bukanlah dewa atau makhluk yang sempurna. Oleh karena itu, dalam menjalankan tugasnya sebagai leader, manajer, dan supervisor selain berkomitmen tinggi juga perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak.
Dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah, komitmen tak hanya perlu dimiliki oleh kepala sekolah saja. Seluruh warga sekolah yang terdiri atas dewan guru, siswa, dan tenaga kependidikan lainnya juga perlu berkomitmen tinggi dalam menjalankan tugasnya. Demikian juga dengan pengawas sekolah dan komite sekolah beserta wali muridnya juga perlu berkomitmen dalam mendukung program-program sekolah.
Tak mungkin sekolah bisa maju dan pendidikan menjadi berkualitas tanpa dukungan dari banyak pihak. Sekolah sebagai satuan pendidikan merupakan sebuah organisasi yang formal. Kerja tim dan komitmen tinggi menjadi hal yang perlu diutamakan demi tercapainya suatu tujuan.
Komitmen yang tinggi dari seluruh warga sekolah dan pihak yang berkepentingan di dalamnya dapat terlihat dari bagaimana pelaksanaan tugas yang dilakukan dengan penuh tanggung jawab. Komitmen perlu diwujudkan dalam tindakan nyata. Berani mengambil risiko dari apa yang menjadi tugasnya adalah bagian dari perwujudan sebuah komitmen.
Tugas manajerial, kewirausahaan, dan supervisi seorang kepala sekolah perlu didukung adanya kinerja yang baik dari pendidik dan tenaga kependidikan lainnya. Tugas guru sebagai pendidik dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi proses pembelajaran yang dilakukan dengan penuh tanggung jawab merupakan bentuk komitmen yang harus diwujudkan. Demikian juga komitmen dari komite sekolah dan wali murid sangat dibutuhkan. Komite sekolah sebagai mitra dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah seharusnya mendukung program-program sekolah yang telah ditetapkan.
Kendal, **(censored)**
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
