Robingah, S.Pd.SD

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Pijak Angka Warna-Warni
Media pijak angka di halaman sekolah.

Pijak Angka Warna-Warni

*Pijak Angka Warna-Warni*

Tantangan hari ke-48

#TantanganGurusiana

Banyak cara yang dapat dilakukan oleh guru untuk menarik perhatian siswa agar merasa senang belajar berhitung. Pijak angka warna-warni adalah salah satu media yang dapat digunakan untuk belajar sambil bermain dan bermain sambil belajar. Bagaimana penggunaannya ya?

*Membuat Pijak Angka*

Proses pembelajaran tidak hanya dapat dilakukan di dalam kelas saja. Di luar kelas pun anak-anak dapat melakukan pembelajaran. Pembelajaran di Luar Kelas biasa disingkat dengan PLK. Memanfaatkan halaman sekolah sebagai tempat untuk PLK sangat

sangat memungkinkan dilakukan oleh suatu sekolah.

Media pijak angka warna-warni merupakan salah satu media belajar yang cukup sederhana tetapi dapat mengaktifkan anak. Bentuk dan ukurannya disesuaikan dengan kreatifitas masing-masing guru yang akan membuatnya. Angka yang dibutuhkan cukup dari 0 (nol) sampai 9 (sembilan). Cat warna-warni yang cerah dapat dipilih untuk mempercantik penampilan.

Pembuatan media pijak angka membutuhkan penggaris, kapur tulis, cat, dan mal angka. Adapun langkah pembuatannya, pertama dimulai dengan membuat garis membentuk bangun datar persegi dan setengah lingkaran. Kemudian bangun datar tersebut dicat dengan warna dasar putih. Ketika cat putih telah mengering, barulah bangun datar dicat dengan berbagai warna yang menarik.

Langkah selanjutnya yaitu menyiapkan mal angka yang dibuat di atas kertas karton. Mal angka perlu dilubangi untuk memudahkan pengecatan. Caranya mal diletakkan di atas persegi yang telah dicat terus ambil cat warna kontras untuk mencetak angka yang telah disediakan. Usapkan cat dengan kuas pada mal angka yang berlubang. Tunggu sampai kering maka jadilah pijak angka warna-warni.

*Penggunaan Pijak Angka*

Pijak angka yang telah dibuat di halaman dapat digunakan untuk belajar operasi hitung bilangan cacah dan asli. Guru perlu menyiapkan kartu bertuliskan soal tentang operasi hitung. Media ini lebih cocok digunakan untuk anak-anak kelas rendah.

Ketika menggunakan pijak angka, anak-anak akan menginjakkan kaki pada angka-angka yang dibutuhkan. Untuk berpindah dari satu angka ke angka berikutnya dilakukan dengan meloncat satu kaki. Angka terakhir yang dipijak merupakan hasil dari operasi hitung yang dikerjakan.

Misalkan saja anak-anak akan belajar penjumlahan 4 + 3 maka anak bisa memulainya dengan meloncat dari daerah setengah lingkaran. Pijaklah angka 4 terus meloncat untuk melanjutkan langkah 3 loncatan secara berurutan dari angka 4. Setelah itu, anak berhenti sambil menyebutkan angka terakhir yang dipijak yaitu 7. Dengan meloncat, anak akan menemukan sendiri hasil dari 4 + 3 = 7. Setelah tahu hasilnya, anak kembali mengulang loncatan secara langsung dan memijak angka 4, tanda (+), angka 3, tanda (=), dan 7. Kemudian bergantian dengan anak yang lain.

Karena angka yang tersedia pada pijak angka hanya 0 sampai 9, maka untuk jumlah di atas 10 ditandai ketika telah melewati 0. Misakan 7 + 5 maka anak meloncat dan berpijak pada angka 7 kemudian meloncat lagi 5 langkah secara urut. Berarti anak akan melewati angka 0 maka posisi angka 0 juga mewakili angka 10 atau bilangan kelipatan 10. Setelah melewati angka 0 anak akan berhenti pada angka 2. Berarti hasil akhir adalah 10 + 2 = 12.

Bagaimana dengan pengurangan, perkalian, dan pembagian? Prinsipnya sama. Anak meloncat dan memijak angka. Jika operasinya pengurangan maka loncatnya berbalik arah. Yang penting jika bilangan pertama yang dikehendaki lebih dari 10 maka loncatan harus melewati 0 dulu dan 0 disamakan dengan posisi 10. Untuk perkalian maka anak akan meloncat dan memijak angka sesuai dengan bilangan kelipatan. Selamat mencoba.

Kendal, **(censored)**

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post