Tiga Info Satu Rasa
Tiga Info Satu Rasa
Tantangan hari ke-63
#TantanganGurusiana
Kok judulnya seperti iklan ya? Sepertinya tidak juga. Aku menulis judul "Tiga Info Satu Rasa" karena memang begitulah yang sedang kurasakan. Ternyata rasa itu bisa kujadikan ide untuk membuat sebuah tulisan.
Dalam waktu satu minggu ini, aku mendapat tiga info sejenis tapi tak sama secara bergantian. Sejenis karena ketiga info tersebut semua berhubungan dengan tulis menulis. Tak sama karena isinya memang berbeda. Yang jelas tiga info yang aku dapat dalam seminggu ini membawa satu rasa yang sama yaitu gembira.
Rasa gembira dapat muncul dari berbagai peristiwa. Betapa tidak. Sebagai penulis pemula, awalnya aku hanya coba-coba ikut tantangan menulis 30 hari tanpa jeda. Ternyata lama-lama menulis menjadi hal biasa yang harus aku lakukan setiap hari. Seolah ada janji yang belum kupenuhi jika sehari saja belum menulis sesuatu yang nyata.
Hampir setiap hari aku buka Whatsapp dan Face Book. Selain untuk mendapatkan informasi penting, aku juga suka membaca tulisan-tulisan para Gurusianer lainnya. Dari hasil selancar info di group Sagu Sabu Media Guru Indonesia, banyak teman telah mengunggah perolehan piagam si biru. Aku ikuti terus info tentang si biru dengan sabar.
Si biru adalah sebutan umum sebuah piagam penghargaan bagi para Gurusianer yang lolos dalam tantangan menulis 30 hari tanpa jeda. Di samping si biru, ada juga piagam perak untuk Gurusianer yang lolos pada tantangan 60 hari. Sedangkan piagam emas diperuntukkan bagi Gurusianer yang lolos 90 hari. Semua tanpa jeda. Artinya satu hari saja bolong, ya remidi risikonya.
Ada pesan lewat email masuk di akun gmailku. Segera kubuka. Alhamdulillah ternyata si biru untukku muncul juga. Aku merasa gembira seperti teman-teman lainnya. Itu artinya jerih payahku selama 30 hari menulis tanpa jeda ada tandanya yaitu berupa selembar piagam penghargaan. Di dalamnya tertulis namaku sebagai Gurusianer Inspiratif Katagori Biru yang diterbitkan oleh Media Guru di bawah pimpinan Bapak Muhammad Ihsan.
Rasa gembiraku mendapat info pertama belum sirna, ternyata muncul lagi kegembiraan yang lainnya. Seorang staf komunikasi Tanoto Foundation (TF) yang berkantor di Jakarta melalui Face Book group membagikan info. Isinya tentang penerbitan buku berjudul "Praktik Baik Kepemimpinan Pembelajaran Kepala Sekolah" yang ditulis oleh 13 (tiga belas) jurnalis nasional dari berbagai media. Kubuka linknya. Pada halaman 1 sampai 11 ternyata namaku dan praktik-praktik baik di sekolahku bersama guru dan wali murid tercantum di dalamnya dengan ulasan yang sangat jelas dan apa adanya.
Itu adalah info kedua yang kudapatkan. Sedangkan info ketiga yaitu tentang pengumuman hasil lomba menulis bertemakan Sudahkah Kita Merdeka Belajar? Kini rasa gembiraku muncul lagi. Kubaca satu per satu judul tulisan dan nama penulisnya. Dua kali kubaca ulang. Alhamdulillah, ada judul tulisanku di urutan nomor 68. Urutan berdasarkan abjad tersebut membuatku sangat bersyukur dan gembira.
Kutulis sebuah judul "Merdeka Belajar Ciptakan Kreativitas Pembelajaran" ternyata lolos dalam pemilihan 100 pemenang yang selanjutnya akan dijadikan sebuah buku antologi bersama pemenang-pemenang lainnya. Sengaja kupilih judul tersebut karena bagiku menulis sesuatu yang berkaitan dengan pengalaman itu lebih enak mengemasnya menjadi sebuah tulisan.
Gembira itu bersinonim dengan bahagia. Kata temanku, bahagia itu sederhana. Memang benar. Yang penting ketika kita sedang bahagia kita tidak perlu menunjukkannya secara berlebihan hingga mengubahnya menjadi terlena. Hidup bahagia adalah hak setiap jiwa manusia tetapi tetap bersikap rendah hati itu lebih utama.
Tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah mendukung, membantu, dan memfasilitasi keberhasilan kita dalam memperoleh sesuatu merupakan sikap terpuji yang patut kita miliki. Meski masing-masing orang berbeda cara mengungkapkannya, namun ucapan terima kasih itu menyenangkan, bukan? Terima kasih semuanya.
Kendal, 21-03-2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
