Robingah, S.Pd.SD

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Bercerita dengan Adik Simba
Contoh bacaan (cerita) anak dan pola Adik Simba.

Bercerita dengan Adik Simba

Bercerita dengan Adik Simba

Tantangan hari ke-77

#TantanganGurusiana

Siapakah Adik Simba itu? Sebenarnya Adik Simba bukanlah sosok seorang anak kecil dan bukan pula anak sekolah. Namun, ia bisa membantu anak-anak ketika ada kesulitan belajar menceritakan kembali suatu bacaan.

Adik Simba adalah sebuah akronim yang digunakan untuk menyusun kalimat-kalimat tanya berdasarkan sebuah bacaan. A-Di-K S-I-M-Ba terdiri atas kata-kata tanya Apa, Di mana, Kapan, Siapa, Mengapa, dan Berapa atau Bagaimana. Kata tanya inilah yang digunakan untuk menyusun kalimat tanya sebagai penghela dalam bercerita.

Aktivitas bercerita bagi anak-anak membutuhkan keberanian dalam menyampaikan kata-kata. Agar kata-kata yang diucapkan dapat mengalir dengan lancar, guru dapat memfasilitasinya menggunakan teknik menjawab pertanyaan Adik Simba. Pertanyaan yang disusun boleh bebas dan tidak terikat. Maksudnya anak tidak harus menyusun pertanyaan secara urut dari kata tanya apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana. Anak bisa memulai dengan kata tanya yang ia suka.

Pada mulanya, anak membaca buku cerita. Setelah selesai, anak membuat pola atau tempat berisi kata tanya seperti peta konsep (mind mapping). Tiap tempat berisi satu kata tanya. Kemudian dibuat cabang-cabang untuk tempat kalimat tanya.

Kalimat tanya ditulis pada selembar kertas sesuai dengan isi bacaan. Satu kata tanya boleh digunakan untuk lebih dari satu pertanyaan. Yang penting jawaban tersedia pada bacaan.

Setelah selesai menuliskan pertanyaan, anak disuruh menemukan jawabannya pada bacaan. Jawaban boleh ditulis atau cukup diingat saja. Kemudian anak mencoba berlatih menyampaikan seluruh jawaban yang telah ditemukannya.

Secara berpasangan, anak-anak saling bergantian untuk menceritakan kembali isi bacaan dengan bantuan jawaban yang telah ditemukan berdasarkan Adik Simba. Satu anak bercerita, satu anak yang lainnya mendengarkan. Jika cerita sudah selesai, anak yang bercerita berganti menjadi pendengar. Sebaliknya anak yang menjadi pendengar, bergantian untuk bercerita di hadapan teman tadi sesuai dengan jawaban yang telah ditemukannya dengan bahasa sendiri.

Selama anak menyusun pertanyaan-pertanyaan, guru menjadi fasilitator. Ketika ada kesulitan, guru mendampingi anak dan memfasilitasinya secara bergantian. Pertanyaan dan jawaban dalam bentuk peta konsep (mind mapping) dapat dibuat di atas kertas HVS. Agar lebih menarik perhatian, bingkai peta konsep dapat diberi warna sesuai kesukaan anak. Bentuk peta konsepnya juga boleh bervariasi sesuai dengan kreativitas anak.

Bercerita dengan bantuan Adik Simba dapat juga dilakukan di rumah. Anak bisa belajar bercerita bersama orang tua. Cerita yang dibawakan disesuaikan dengan karakteristik anak-anak.

Antara anak dan orang tua bisa menyusun pertanyaan dan menemukan jawabannya bersama-sama. Secara bergantian anak dan orang tua menjadi pencerita atau pendengar.

Cerita yang dibawakan tidak perlu terlalu panjang.

Nah, dalam situasi harus belajar di rumah seperti sekarang ini, gerakan literasi baca dan tulis justru dapat dikembangkan. Literasi tidak hanya untuk anak-anak saja. Orang tua pun dapat dilibatkan dalam gerakan literasi baca dan tulis.

Bercerita dengan bantuan Adik Simba terasa efektif untuk memunculkan keberanian anak-anak dalam bercerita atau menceritakan kembali isi bacaan. Aktivitas anak pun dapat melibatkan seluruh indra yang dimilikinya. Adik Simba sangat memungkinkan anak-anak melakukan aktivitas literasi membaca dan menulis sekaligus.

Kendal, **(censored)**

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post