Robingah, S.Pd.SD

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Masih Beruntung Ada Warung Hidup
Beberapa sayuran yang dipetik dari warung hidup.

Masih Beruntung Ada Warung Hidup

Masih Beruntung Ada Warung Hidup

Tantangan hari ke-83

#TantanganGurusiana

Pandemi corona yang belum berakhir hingga saat ini benar-benar sangat berpengaruh pada banyak hal. Berbagai aktivitas menjadi sangat terbatas. Tetap berada di rumah (stay at home) dirasa lebih aman untuk menjaga diri dari berinteraksi dengan banyak orang.

Sebagai ibu rumah tangga tentu saja aktivitas di dapur tetap harus berjalan. Memasak dan menyajikan menu makanan sehat dan bergizi tidak boleh diabaikan. Apalagi dalam kondisi seperti saat ini, semua orang harus bisa menjaga kondisi kesehatan dengan sistem imun yang baik.

Terbatasnya aktivitas keluar rumah membuatku jadi sering melongok ke tanah pekarangan di belakang rumah. Tidaklah luas tetapi lumayan dapat dijadikan sebagai warung hidup sederhana. Di sana ada beberapa tanaman buah, sayur, dan juga bumbu dapur.

Walau tidak menyediakan seluruh bahan pangan yang dibutuhkan, adanya warung hidup setidaknya dapat menolongku untuk tidak berbelanja sayur keluar rumah dalam beberapa hari. Uang belanja pun dapat dihemat. Warna hijau daun yang segar membuat hati semakin bersemangat untuk memetiknya. Yang jelas, ada kepuasan tersendiri jika dibandingkan dengan membeli sayur di pasar atau di toko swalayan.

Memetik sayur-mayur di warung hidup milik sendiri cukup menyediakan alat petik seperti pisau kecil dan wadah saja. Tidak perlu membayar dan tidak perlu menawar. Sayur segar pun bisa langsung didapatkan. Meski begitu, jangan lupa untuk berhati-hati. Jangan sampai gara-gara salah cara memetiknya malah berakibat tanaman menjadi layu atau mati.

Ketika musim hujan, tanaman sayur seperti daun lontop (daun ubi jalar), daun singkong, dan daun pepaya dapat tumbuh dengan subur. Tak hanya daunnya saja yang bermanfaat. Umbi dan buahnya pun dapat memenuhi kebutuhan pangan. Buah pepaya yang belum matang memang terasa enak untuk disayur.

Itu sebabnya, aku selalu teringat nasihat seorang ustadz beberapa tahun yang lalu. Persis di bulan Ramadhan kuikuti tausiyahnya. "Janganlah membiarkan tanah dan kebun tanpa tanaman", kata beliau. Ternyata nasihat tersebut benar-benar sangat bermanfaat. Kini, bagiku tak ada lagi rasa segan untuk menanam berbagai jenis tanaman di pekarangan.

Meski hanya sekedar tanaman, tentu saja kita perlu merawatnya dengan baik. Tidak lupa memberi pupuk agar tanaman dapat tumbuh subur. Memetik sayuran dengan cara yang benar juga termasuk dalam merawat tanaman. Pilih daun yang tepat untuk dikonsumsi sebagai bahan makanan.

Banyak manfaat yang dapat diperoleh ketika kita mengonsumsi sayuran. Seperti halnya buah-buahan, sayuran juga mengandung vitamin yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Vitamin bermanfaat untuk melindungi tubuh dari berbagai macam penyakit.

Selain mengandung vitamin dan mineral, mengonsumsi sayuran juga dapat memperlancar buang air besar dan mempertahankan berat badan tetap seimbang. Hal ini saya rasakan ketika porsi makan sayur lebih saya utamakan daripada makan nasi dan lauk-pauk yang digoreng. Jika telah terbiasa mengonsumsi sayur, maka terasa ada yang kurang ketika waktu makan tiba tidak ada sajian sayur di atas meja.

Beruntunglah ada warung hidup yang menyediakan beberapa sayuran hijau di tanah pekarangan belakang rumah. Di saat-saat sulit seperti ini, belanja online memang dapat dilakukan. Tetapi untuk memenuhi kebutuhan sayur-mayur, akankah sama seperti pemenuhan kebutuhan yang lain?

Jadi, meski hanya beberapa sayur yang tersedia di warung hidup, aku tetap merasa bersyukur dan beruntung. Uang jatah untuk belanja sayuran bisa untuk membeli kebutuhan yang lainnya. Semakin banyak tanaman sayur di warung hidup berarti semakin berpeluang untuk berhemat. Itulah untungnya ada warung hidup walau hanya sederhana. Salam literasi.

Kendal, 10-04-2020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post