Pentingnya Penguatan untuk Gurusianer
Pentingnya Penguatan untuk Gurusianer
Tantangan hari ke-78
#TantanganGurusiana
Para Gurusianer bukanlah anak-anak lagi. Mengapa perlu diberi penguatan? Tentu saja ada alasannya.
Penguatan (reinforcement) tidak hanya dibutuhkan oleh anak-anak saja. Orang dewasa pun perlu mendapatkan penguatan manakala sesuatu telah dilakukannya dengan usaha keras dan sungguh-sungguh. Apa pun hasilnya, pemberian penguatan itu penting. Begitu pula dengan para Gurusianer yang telah meluangkan waktunya untuk menulis dan menulis. Terlebih lagi bagi para Gurusianer yang telah berani mengikuti tantangan menulis 90 hari tanpa jeda.
Menurut Mulyasa (2007:77) penguatan (reinforcement) merupakan respon terhadap suatu perilaku yang dapat meningkatkan kemungkinan terulangnya kembali perilaku tersebut. Pada kenyataannya memang benar. Ketika seseorang mendapatkan penguatan maka akan tampak dalam perilakunya yang tak merasa segan untuk terus melanjutkan atau mengulang apa yang sedang menjadi aktivitasnya.
Saya yakin para Gurusianer yang mengikuti tantangan menulis 90 hari tanpa jeda dari Media Guru ini muncul karena keinginannya untuk saling berbagi kebaikan dan mengasah diri dalam keterampilan menulis. Jadi bukan untuk mencari sanjungan atau pujian. Namun, tak ada salahnya kalau para Gurusianer bisa mendapatkan penguatan dari para Gurusianer lainnya. Apalagi jika yang memberikan penguatan itu para senior atau Pak CEO. Tentu saja semangat menulis akan semakin bertambah.
Penguatan yang diberikan dengan segera secara tepat, sungguh-sungguh, memiliki makna, dan bervariasi kepada para Gurusianer sama halnya dengan pemulihan energi. Rasa lelah dan ngantuk setelah menulis seolah tergantikan oleh semangat untuk terus menulis. Perasaan senang tentu tak dapat dipungkiri ketika penguatan diperoleh tanpa diminta.
Dahsyatnya pengaruh penguatan yang diberikan oleh seseorang setidaknya dapat meningkatkan semangat dan motivasi ketika para Gurusianer sedang dalam kondisi yang lemah atau cemas (karena signal). Pemberian penguatan merupakan bagian dari apresiasi atau pemberian penghargaan. Kita masih ingat kan, teori motivasi dari Maslow tentang kebutuhan manusia? Salah satu kebutuhan manusia adalah kebutuhan akan rasa harga diri (esteem needs). Merujuk pada teori tersebut, saya anggap wajar jika para Gurusianer juga perlu mendapatkan penguatan sebagai pemenuhan atas kebutuhan rasa harga diri.
Penguatan dapat diberikan secara verbal atau nonverbal. Jika tidak bisa bertatap muka, maka kata dan kalimat positif dapat disampaikan secara tertulis sebagai penguatan yang bersifat verbal. Sedangkan acungan jempol, senyum, tepuk tangan atau jabat tangan dapat diapresiasikan melalui gambar atau stiker. Kadang bisa menjadikan senyum atau tertawa lho.
Penguatan ada yang bersifat positif dan ada yang negatif. Penguatan positif biasanya lebih mengarah pada sanjungan atau pujian. Sedangkan penguatan negatif lebih cenderung pada pemberian masukan atau rambu-rambu peringatan. Misalkan saja berupa teguran secara lisan, tertulis, sindiran atau bisa juga dimarahi.
Bagi Gurusianer yang benar-benar ingin meningkatkan kualitas tulisannya, tentu dapat memahami maksud dari sebuah penguatan. Terlepas dari penguatan positif atau negatif, tentu akan tetap merasa beruntung ketika dapat memperoleh suatu penguatan. Rasa terima kasih juga akan mudah disampaikannya. Apa pun jenis penguatannya akan dianggapnya sebagai suatu penghargaan.
Baik anak-anak maupun orang dewasa, mendapatkan penguatan dari orang lain menandakan ada kepedulian atau perhatian. Meski hanya sekedar satu kata atau satu kalimat rasanya benar-benar mampu memberi kekuatan tersendiri. Meski begitu, akan lebih baik kalau kita tetap bisa mengelola hati dan emosi.
Di satu sisi, penguatan dapat membangkitkan semangat berkarya. Akan tetapi jangan sampai kita terlena dengan kata atau kalimat penguatan yang berupa pujian atau sanjungan. Tetap rendah hati dan tidak berlebihan akan membuat kita menjadi lebih kuat.
Ketika para Gurusianer saling memberi dan menerima penguatan maka akan semakin kuat jalinan persahabatan dan persaudaraan dalam berkarya. Penguatan bukan semata berupa sanjungan atau pujian. Lebih dari itu, adanya penguatan menjadikan kita saling mengakui kelebihan yang dimiliki oleh masing-masing teman. Kita juga bisa saling memotivasi dan saling menginspirasi. Salam semangat.
Kendal, **(censored)**
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
