Satu Wali Satu Pot Bunga
Satu Wali Satu Pot Bunga
Tantangan hari ke-85
#TantanganGurusiana
Keindahan sebuah sekolah dapat menjadi daya tarik tersendiri untuk memikat hati siapa saja yang melihatnya. Gambaran sekolah yang indah biasanya tak lepas dari banyaknya tanaman hias yang terdapat di dalamnya. Gedung yang dicat dengan paduan warna yang serasi serta adanya tanaman bunga beraneka rupa akan dapat menghadirkan suasana ceria.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap program Sekolah yang bersih dan indah para wali murid SDN 2 Kalilumpang, Patean, Kendal dengan rasa penuh keikhlasan mau menyumbangkan satu pot bunga untuk tiap-tiap wali murid pada awal masuk sekolah. Kepedulian mereka tumbuh setelah adanya sosialisasi program sekolah Beriman (Bersih, Indah, dan Nyaman. Dengan penuh semangat, para wali murid menyambut program yang belum pernah ada sebelumnya.
Tak ada rasa keberatan sedikit pun dari wajah-wajah mereka yang kebanyakan didominasi oleh kaum ibu. Pada awal masuk semester 2 tahun pelajaran 2018/2019 sambil mengantarkan anaknya datang ke sekolah, para ibu sebagai wali murid berbondong-bondong ke sekolah sambil membawa satu pot berisi tanaman bunga (hias). Berbagai macam tanaman hias ditata di depan kelas anaknya masing-masing.
Ada yang ditata berderet, ada pula yang ditata dengan menggantungnya di depan kelas. Ramai sekali saat itu. Mereka seolah sedang berlomba-lomba menyulap depan kelas dan halaman menjadi taman bunga. Tak ada paksaan dari pihak sekolah tentang jenis pot dan tanaman bunga yang perlu disumbangkan. Ternyata tanaman bunga yang bagus-bagus rela dibawanya dengan penuh keikhlasan dan kebersamaan.
Berawal dari lengangnya lingkungan sekolah dari berbagai tanaman hias, muncullah keinginanku selaku orang yang dituakan untuk mengubah lingkungan sekolah agar menjadi tampak lebih indah. Tak hanya penataan ruang-ruang kelas saja yang disetting menjadi indah. Depan kelas dan halaman pun menjadi sasaran.
Memberi contoh terlebih dahulu untuk menanam beberapa tanaman hias di halaman sekolah, memudahkan wali murid untuk mengikutinya. Semboyan ing ngarsa sung tuladha (di depan memberi contoh) yang dicetuskan oleh Ki Hajar Dewantara tidak hanya berlaku untuk mendidik anak-anak di dalam kelas saja. Menggerakkan wali murid untuk mewujudkan sekolah yang indah juga perlu ada keteladanan.
Pot-pot bunga yang disumbangkan oleh wali murid menjadi tanggung jawab anak-anak untuk merawat dan memeliharanya. Di sinilah terlihat adanya kebersamaan antara anak, orang tua, dan guru-guru di sekolah untuk peduli pada lingkungan. Menumbuhkan kecintaan anak-anak pada tanaman bunga merupakan bagian dari penanaman rasa cinta pada lingkungan sekitarnya.
Setiap hari anak-anak dibiasakan untuk merawat dan sesekali menata letak pot-pot bunga agar kelihatan lebih indah dan nyaman. Tak hanya pengetahuan yang perlu dihafalkan. Pengalaman langsung merawat tanaman justru menjadikan anak mendapatkan pembelajaran yang lebih bermakna dalam kehidupan.
Selain menjadikan lingkungan sekolah lebih indah dan nyaman, adanya berbagai tanaman di dalam pot-pot bunga tersebut juga dapat dijadikan sebagai bahan pengamatan dan pembelajaran untuk mensyukuri nikmat-nikmat Tuhan yang telah diterimanya. Adanya keterlibatan dan kebersamaan wali murid dalam mewujudkan branding sekolah Beriman terasa seindah tatanan bunga-bunga yang dibawanya ke sekolah. Walau kini tinggallah kenangan, namun indahnya kebersamaan tak akan kulupakan.
Kendal, 12-04-2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
