Sekedar Puisi Anak
Sekedar Puisi Anak
Tantangan hari ke-74
#TantanganGurusiana
Mencermati tulisan teman-teman dalam tantangan menulis di blog Gurusiana, ternyata banyak yang menyajikan puisi. Aku sendiri belum pernah menuliskannya dalam tantangan penuh konsekuensi ini. Padahal sebenarnya aku pernah menulis sebuah buku kumpulan puisi.
Puisi sebagai kata benda (noun) mempunyai beberapa arti. Dalam KBBI edisi ketiga tahun 2007 dijelaskan bahwa puisi mempunyai arti sebagai berikut: (1) ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait, (2) gubahan dalam bahasa yang bentuknya dipilih dan ditata secara cermat sehingga mempertajam kesadaran orang akan pengalaman dan membangkitkan tanggapan khusus lewat penataan bunyi, irama, dan makna khusus, (3) sajak.
Dari ketiga penjelasan tersebut tampaklah bahwa puisi mengandung kata-kata pilihan. Setidaknya kata-kata yang indah dan mewakili ungkapan hati seseorang. Puisi disebut juga sajak.
Ragam dan jenis puisi ada bermacam-macam. Kalau mengingat sasarannya, ada jenis puisi anak-anak dan ada juga puisi untuk orang dewasa. Aku lebih tertarik menulis puisi anak-anak. Tentu saja isi dan pemilihan diksinya disesuaikan dengan karakteristik anak-anak.
Selain bahasa yang digunakan cukup sederhana, puisi yang kutulis hanya berisi tentang dunia sekitar anak-anak. Ada 40 (empat puluh) judul puisi yang terkumpul dalam satu buku dengan judul "Pelangi di Langit Biru." Masing-masing tema memiliki judul yang bervariasi.
Puisi yang terdiri atas 6 (enam) tema tersebut dilengkapi dengan daftar kata sulit dan parafrasenya. Keenam tema tersebut adalah alam sekitar, kegiatan, cinta tanah air, pahlawan, seni dan budaya, serta keluarga. Hadirnya buku kumpulan puisi tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi sesama teman guru Sekolah Dasar (SD) khususnya. Selain itu, buku yang terdiri atas 98 halaman ini dapat digunakan untuk membantu anak-anak dalam belajar memahami dan menulis puisi dengan kata-kata sederhana dan pilihan kata (diksi) yang sesuai dengan tema.
Ide menulis puisi anak yang kutulis banyak terinspirasi dari keadaan sehari-hari yang penulis lihat dan alami. Menulis puisi sebenarnya dapat dijadikan sebagai sarana untuk mengungkapkan perasaan, pikiran, pengalaman, ide maupun hiburan. Namun, belum semua anak tertarik menuliskan pikiran dan perasaannya dalam bentuk puisi.
Sebagai bagian dari program Gerakan Literasi Sekolah (GLS), maka menulis puisi perlu dijadikan sebagai kegiatan pembiasaan bagi anak-anak. Nah, sebelum menyuruh anak menuliskan puisi, sebagai guru tentu akan lebih baik jika memberikan contohnya terlebih dahulu. Buku kumpulan puisi anak ini merupakan salah satu buku yang berhasil kutulis. Walau hanya sekedar puisi anak, namun penulis berharap buku ini dapat digunakan sebagai contoh atau sumber belajar bagi anak-anak. Tentunya belajar tentang menulis dan memahami isi puisi.
Beragam rasa dan aktivitas yang biasanya terjadi pada diri anak-anak dapat terangkum dalam kalimat-kalimat yang berima dan berirama. Rasa cinta pada tanah air, alam sekitar, dan keluarga tersirat dalam pilihan kata-kata yang bermakna. Tanpa banyak terikat oleh aturan-aturan lama, puisi anak menjadi mudah dicerna.
Penulisan puisi yang dilengkapi daftar kata-kata sulit dan artinya dimaksudkan untuk menambah perbendaharaan kata bagi anak-anak. Sedangkan parafrasenya ditulis di bawah daftar kata-kata sulit. Adanya parafrase diharapkan dapat membantu anak-anak dalam memahami kalimat demi kalimat yang tersusun di dalamnya.
Menulis puisi memang membutuhkan ketajaman rasa. Lingkungan sekitar anak ternyata menyimpan banyak ide/gagasan untuk dijadikan sebuah puisi. Kita tinggal menggalinya dari sudut pandang mana yang kita suka. Ada warna-warni kehidupan anak-anak di desa yang begitu menarik jika kita mau meramunya menjadi sebuah puisi atau sajak. Pelangi di Langit Biru sebagai buku kumpulan puisi anak menandakan ada keindahan di balik kehidupan dalam kesederhanaan anak-anak desa. Sekedar puisi anak dapat menyimpan kenangan dalam kata-kata pilihan.
Kendal, **(censored)**
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
