Robingah, S.Pd.SD

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Senangnya Kedatangan Tamu-Tamu Penting Tanoto Foundation (TF)
Bu Belinda melambaikan tangan tanda berpamitan.

Senangnya Kedatangan Tamu-Tamu Penting Tanoto Foundation (TF)

Senangnya Kedatangan Tamu-Tamu Penting Tanoto Foundation (TF)

Tantangan hari ke-89

#TantanganGurusiana

Saat itu kurang lebih setahun yang lalu. Pada awal semester 1 tepatnya tanggal 30 Juli 2019 SDN 2 Kalilumpang, Patean, Kendal, Jawa Tengah mendapatkan sebuah kehormatan. Sekolah yang berada di pelosok desa dengan jalan berliku dan di antara lebatnya perkebunan karet tersebut kedatangan tamu orang-orang penting atau VIP (Very Important Person) dari Jakarta. Mereka adalah para staf Tanoto Foundation (TF) yang menjalin kemitraan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Tanoto Foundation (TF) adalah sebuah yayasan filantrofi yang bergerak dalam bidang pendidikan. Visi yang diembannya adalah memberi kesempatan untuk meraih kesetaraan peluang. Program yang diluncurkannya bernama PINTAR (Peningkatan Inovasi dan Kualitas Pembelajaran). Sekolah-sekolah yang bekerja sama dengannya disebut sebagai Sekolah Mitra TF. Fokus kemitraannya adalah sekolah-sekolah pada jenjang pendidikan dasar SD/MI dan SMP/MTs.

Di antara tamu-tamu penting tersebut, ada Bu Belinda Tanoto selaku Ketua Dewan Pembina yayasan. Ada pula tamu lain yang berasal dari Inggris dan China. Tamu-tamu dengan seragam kaos hijau khas tersebut dipandu oleh Dr.Nurkolis, M.M selaku Koordinator TF di Wilayah Provinsi Jawa Tengah.

Rombongan tamu datang tepat waktu. Hari itu kebetulan bersamaan dengan hari literasi yang merupakan bagian dari program GLS (Gerakan Literasi Sekolah) yang telah ditetapkan di SDN 2 Kalilumpang. Semua warga sekolah termasuk komite dan paguyuban kelas menyambutnya dengan senang hati. Ketika para tamu datang, anak-anak menyajikan aktivitas seperti biasanya. Membaca bersama di halaman sekolah dilanjutkan pembelajaran sesuai rencana.

Satu per satu kelas dikunjungi oleh Ibu Belinda yang ramah dan murah senyum beserta teman-temannya. Anak-anak tampak sangat gembira. Maklum saja, anak-anak desa yang lugu berinteraksi dengan orang-orang kota. Tampak sekali tampilan apa adanya. Mereka tak merasa malu untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dari Bu Belinda dan tamu lainnya.

Ayuk yang berkerudung putih dengan lancar menjelaskan tentang penggunaan wayang daun singkong ketika sedang belajar Matematika. Bu Heti Kusihatini, S.Pd.SD yang menjadi guru kelas 6 memang sedang memfasilitasi pembelajaran di teras depan kelas. Materinya adalah penjumlahan bilangan bulat. Dengan alat peraga wayang daun singkong ternyata memudahkan anak dalam memahami pelajaran tentang operasi hitung bilangan bulat. Daun singkong mudah didapatkan di lingkungan sekitar sekolah, maka dari itu dibuatnya sebagai alat peraga Matematika.

Kunjungan tamu-tamu kehormatan dari Tanoto Foundation tidak hanya untuk melihat praktik-praktik baik hasil pelatihan program PINTAR saja. Dengan waktu yang cukup terbatas dilakukan pula diskusi tentang praktik-praktik baik yang telah dilakukan. Praktik-praktik baik yang dimaksud meliputi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS), Peran Serta Masyarakat (PSM), Budaya Baca (BB), dan Pembelajaran. Bertindak sebagai moderator diskusi adalah Dr. Nurkolis, M.M.

Duduk bersama dalam satu ruangan, hadir Kepala UPTD Pendidikan dan Kebudayaan beserta Pengawas Sekolah setempat, ketua komite sekolah dan ketua paguyuban kelas. Bersama Fasilitator Daerah (Fasda), semua saling memberi masukan. Bergilir menyampaikan pendapat dan harapan demi peningkatan kualitas pendidikan. Diskusi pun berjalan dengan lancar dalam suasana kekeluargaan.

Selesai berdiskusi, kudapan ala desa pun segera ditawarkan. Selain kudapan pada umumnya, jagung grontol dan pisang rebus sebagai pelengkap dihidangkan pula. Senang rasanya ketika ada rasa nikmat yang terpancar diiringi komentar "Enak..." dari para tamu-tamu penting itu. Kesederhanaan jamuan yang disajikan bukanlah bermaksud mengurangi rasa hormat atas kedatangan mereka. Namun, mengenalkan kebiasaan hidup sederhana di desa itulah yang ingin ditunjukkan.

Walau hanya beberapa jam kunjungan itu berlangsung, namun kesan mendalam akan arti pentingnya sebuah kemitraan benar-benar membekas dalam hati. Tak mungkin kunjungan istimewa yang sangat berharga dilupakan begitu saja. Kedatangan mereka ternyata dapat memberikan semangat bekerja untuk terus berinovasi demi kemajuan pendidikan di sekolah. Sebuah pengalaman indah terukir menjadi kenangan dalam mengemban tugas. Terima kasih Tanoto Foundation dan terima kasih pula pada semua pihak yang telah memberikan dukungan dan sambutan dengan penuh kebersamaan, kegembiraan dan kekeluargaan.

Kendal, 16-04-2020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post