Robingah, S.Pd.SD

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Belanja Sesuai Kebutuhan, Bukan Sesuai Keinginan
Sumber gambar: pixabay.com

Belanja Sesuai Kebutuhan, Bukan Sesuai Keinginan

Belanja Sesuai Kebutuhan, Bukan Sesuai Keinginan

Tantangan hari ke-129

#TantanganGurusiana 365 hari

Sudah menjadi rahasia umum bahwa insan bernama perempuan itu kebanyakan menyukai aktivitas berbelanja. Mulai dari anak-anak, remaja, dewasa hingga orang tua, banyak di antara mereka yang rela menghabiskan waktunya berlama-lama di tempat belanja. Tak mengherankan jika pasar atau pusat perbelanjaan lebih banyak diramaikan oleh kaum perempuan daripada kaum laki-laki.

Berbelanja dapat dilakukan di berbagai tempat. Bisa di warung atau toko terdekat, di pasar tradisional atau swalayan. Bahkan bisa saja berbelanja secara online (daring). Pilihan tempat belanja tentu saja disesuaikan dengan barang-barang yang dibutuhkan. Meski sekarang sudah jamannya online, namun berbelanja di pasar masih menjadi pilihan yang menyenangkan.

Sebagai pembeli, kita dapat memilih sesuka hati barang-barang yang dibutuhkan saat berbelanja. Di satu sisi memang menguntungkan karena pembeli dapat bebas menentukan pilihan barang yang disukainya. Namun, di sisi lain terkadang justru menimbulkan kebingungan sendiri terutama bagi kaum perempuan. Pasalnya banyak barang-barang menggiurkan yang dapat menggoda keinginan.

Tak mengherankan jika sesekali niat hati inginnya membeli barang A, begitu sampai di tempat belanja justru tergiur dengan barang-barang lain yang tidak ada niatan untuk membelinya. Lalu, apa yang harus kita lakukan jika terjadi hal yang demikian? Itu semua tergantung masing-masing individu yang akan melakukannya.

Ketika kita dapat membeli barang-barang bagus yang menggiurkan tentunya akan merasa puas. Biasanya karena ada sedikit pengaruh mumpung. Akh, mumpung ada barang bagus sekalian saja beli, padahal sebenarnya belum mendesak sebagai kebutuhan.

Di balik rasa puas karena dapat membeli barang yang dirasa menggiurkan kadang sampai di rumah barulah merajuk dengan uang yang telah dikeluarkannya. Kok, uang belanjaku tinggal segini, ya? Itulah yang biasanya terjadi pada kaum perempuan.

Tentu saja tidak semua perempuan mempunyai kebiasaan berbelanja yang seperti itu. Jika kita sudah terbiasa mengatur keuangan sesuai kebutuhan, meski menggiurkan pastinya akan berbelanja barang-barang yang dibutuhkan terlebih dahulu. Kebanyakan kaum perempuan memang mudah tertarik jika melihat barang-barang yang bagus. Apalagi jika dipromosikan dengan cara yang menarik. Tidak mengherankan jika akhirnya mau membelinya juga.

Berbelanja apa saja itu boleh-boleh saja asalkan uangnya ada. Namun, alangkah baiknya jika kita selaku kaum perempuan lebih mengutamakan belanja sesuai kebutuhan terlebih dahulu sebelum berbelanja barang lain yang tidak dibutuhkan sekali pun menggiurkan. Hemat dan bijak berbelanja dapat menenangkan hati dan pikiran sendiri.

Berbelanja sesuai kebutuhan perlu dibuat skala prioritas agar anggaran bisa tepat sasaran. Kita dapat memilah-milah mana yang termasuk kebutuhan primer, sekunder, dan tertier. Jika hal tersebut dapat kita lakukan maka besar pasak daripada tiang atau besar pengeluaran daripada pendapatan akan dapat diminimalisir.

Berbelanja di tempat-tempat yang menyediakan segala kebutuhan sungguh sangat menyenangkan. Selain hemat waktu untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya, kita juga dapat sambil menikmati aneka pilihan. Hitung-hitung bisa juga sambil refreshing untuk cuci mata sambil mengintip harga. Walau hasrat hati begitu tergoda dengan barang-barang yang mempesona, namun berbelanja sesuai kebutuhan saja bukan karena keinginan semata itu merupakan pilihan yang bijak dan cerdas. Salam sejahtera.

Kendal, 26-05-2020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post