Bermain Kata dengan Segitiga
Bermain Kata dengan Segitiga
Tantangan hari ke-114
#TantanganGurusiana 365 hari
Dunia anak identik dengan dunia bermain. Banyak benda yang dapat digunakan sebagai alat untuk melakukan aktivitas yang menyenangkan itu. Salah satu contohnya adalah potongan-potongan kayu bekas yang dibentuk menyerupai bangun segitiga.
Adanya kebijakan tetap di rumah dan belajar di rumah selama masa pandemi Covid-19 belum berakhir, tentu saja menimbulkan rasa jenuh bagi anak-anak. Sebagai orang tua, tak kehilangan cara untuk mengondisikan anak agar tetap betah di rumah. Menciptakan kegiatan-kegiatan yang bersifat aktif dan kreatif dapat dilakukan untuk mengurangi kejenuhan dan kebosanan.
Berbagai benda atau objek yang ada di dalam rumah dan sekitarnya dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk bermain sambil belajar. Yang penting tidak membahayakan dan perlu ada pendampingan dari orang tua. Penggunaan sisa-sisa kayu yang sudah tak terpakai lagi dapat dijadikan sebagai media bermain kata sambil belajar.
Sisa-sisa kayu yang merupakan limbah industri pertukangan atau bahan baku pembuatan perabot rumah tangga biasanya hanya menjadi bahan bakar saja. Padahal limbah tersebut dapat dipotong-potong menjadi berbagai bangun Matematika. Bangun-bangun yang dapat dibentuk misalnya persegi, persegi panjang, segitiga, lingkaran, dan bangun-bangun lainnya.
Dengan alat potong gergaji sederhana, limbah kayu dapat dibuat menjadi bangun segitiga yang menarik. Kemudian bangun tersebut bisa digunakan untuk belajar bermain kata. Segitiga yang dibentuk disesuaikan dengan limbah yang ada. Jenis dan ukurannya juga disesuaikan dengan kebutuhan. Bentuk segitiga sama kaki ternyata lebih cocok untuk bermain kata.
Pembuatan segitiga untuk bermain kata boleh diberi warna atau asli apa adanya. Semua tergantung selera dan kreativitas anak dan orang tua. Karena pembuatan media ini dilakukan di rumah aja. Jadi, anak dan orang tua bisa saling bekerja sama.
Setelah bangun segitiga terbentuk, untuk memainkannya perlu ada alas sebagai tempat untuk menyusun kata. Jika ingin tampak lebih jelas dan lebih bagus susunan kata-katanya, maka gunakan alas yang berwarna kontras. Alas bisa menggunakan papan kayu atau kain polos.
Cara bermainnya cukup mudah. Siapkan kata-kata sederhana untuk anak-anak yang masih belum lancar membaca dan menulis. Satu persatu huruf dibentuk menggunakan potongan segitiga. Segitiga dapat ditata membentuk satu huruf dengan posisi berdiri atau merebah. Biarkan anak menata sendiri dengan kreasinya.
Setelah satu kata terbentuk, orang tua bisa menantangnya dengan kecepatan waktu yang dibatasi. Jangan lupa berikan penguatan atau reward ketika anak dapat melakukan tantangan dengan baik dan benar. Hal ini perlu dilakukan agar anak merasa lebih senang dan bersemangat.
Meski hanya berupa mainan dari bahan limbah, namun anak bisa bermain sambil belajar. Bermain di rumah tidak harus menggunakan alat yang mahal. Bahan-bahan limbah pun dapat menjadi media bermain sambil belajar.
Tak dapat dipungkiri lagi bahwa di era milenial ini, kebanyakan anak telah mengenal gadget sebagai teman bermain. Namun, tak ada salahnya jika orang tua juga dapat menyediakan mainan yang dapat menggugah kreativitas anak dengan gerak-gerak motorik yang menyenangkan. Bermain kata dengan segitiga dapat memadukan keterampilan antara gerak motorik tangan dan otak. Bermain di rumah aja bisa sambil belajar tanpa terasa.
Kendal, 11-05-2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
