Kesalahan yang Tak Disengaja
Kesalahan yang Tak Disengaja
Tantangan hari ke-131
#TantanganGurusiana 365
Manusia diciptakan oleh Allah SWT dalam bentuk yang lebih sempurna jika dibandingkan dengan makhluk hidup lainnya seperti hewan dan tumbuhan. Manusia dilengkapi dengan akal yang dapat digunakan untuk berpikir. Dengan akal sehat, manusia dapat membedakan mana yang benar dan mana yang tidak benar. Tentunya kebenaran yang dimaksud adalah kebenaran menurut ajaran agama yang dianutnya.
Meski dikaruniai akal sehat, sifat lupa dan salah biasa terjadi pada diri manusia. Kadang-kadang lupa dan salah benar-benar terjadi karena tidak disengaja dan tidak disadari saat melakukannya. Setelah tahu akibatnya, barulah kesadaran pun muncul. Oleh sebab itu, tak ada salahnya jika sebelum bersikap, berucap, mau pun bertindak perlu teliti dan hati-hati.
Lupa dan salah memang sangat manusiawi. Siapa pun dapat mengalaminya. Akibat yang dapat ditimbulkan gara-gara kesalahan yang tidak disengaja kadang-kadang mengagetkan juga. Takut, malu, kawatir, bingung, dan penasaran bisa saja mengganggu pikiran akibat lupa atau salah.
Kesalahan yang tak disengaja dapat terjadi pada berbagai hal. Misalkan saja salah sebut, salah nulis, salah ketik, salah pencet, dan masih banyak lagi salah-salah tak disengaja yang lainnya. Meski tak disengaja, dapat juga kesalahan tak disengaja menimbulkan penyesalan yang luar biasa.
Beberapa hari yang lalu saya sempat terbengong-bengong. Ada seseorang yang gara-gara melakukan kesalahan menulis pesan ternyata mengakibatkan hal tak terduga dialaminya. Melansir berita dari **(censored)** Selasa, 26 Mei 2020 akibat salah ketik pesan, seorang netizen di Malaysia mendapatkan kiriman kripik singkong dalam jumlah yang mencengangkan. Pasalnya, maksud hati ingin memesan 70 bungkus keripik singkong namun yang tertulis adalah 70 kardus. Akibatnya? Dapat dibayangkan bagaimana seandainya hal itu terjadi pada diri kita.
Sebuah kesalahan, entah itu disengaja atau tidak tetap saja ada akibatnya. Salah ya tetap saja salah. Lalu, bagaimana jika kita melakukan kesalahan yang tak disengaja?
Kesalahan yang tak disengaja dapat berkaitan dengan diri sendiri atau orang lain. Bahkan bisa juga berkaitan dengan hewan, tumbuhan atau aktivitas-aktivitas sehari-hari. Permintaan maaf jelas merupakan tindakan terpuji yang dapat dilakukan apabila kesalahan itu berkaitan dengan orang lain. Tak ada jeleknya jika kita langsung meminta maaf tanpa harus menunggu lebaran tiba ketika tanpa sengaja melakukan suatu kesalahan.
Bertanggung jawab atas kesalahan yang telah diperbuatnya mencirikan pribadi berkarakter yang perlu dibiasakan. Lebih teliti dan hati-hati lagi serta tidak mengulangi kesalahan yang sama dapat dijadikan pengingat agar kita tidak sedih atau kecewa. Usia boleh tua tapi yang namanya jeli dan teliti itu patut dimiliki oleh siapa saja.
Segala sikap, ucapan, dan tindakan kita, memang ada konsekuensinya. Meski pun kesalahan yang kita lakukan mungkin tidak disengaja, namun pertanggungjawaban atau konsekuensi tetap berlaku. Hanya saja tingkat risikonya tentu saja berbeda. Pertanggungjawaban tersebut hendaknya segera dilakukan agar tidak menimbulkan kerugian. Sekecil apa pun sebuah kesalahan biasanya ada yang dapat mengakibatkan kerugian yang cukup besar.
Ibarat pepatah, "Karena nila setitik maka rusak susu sebelanga." Itu artinya, sebuah kesalahan kecil saja (disengaja atau tidak disengaja) ternyata dapat mempengaruhi segalanya. Sedikit atau banyaknya sebuah kesalahan yang tak disengaja memang perlu dimaklumi.
Kesalahan yang tak disengaja biasanya terjadi karena berbagai faktor. Faktor-faktor tersebut di antaranya adalah karena ketidaktahuan, kecerobohan, kelalaian, tergesa-gesa atau bisa juga karena faktor usia. Kapan pun waktunya, seseorang dapat mengalami hal tersebut. Oleh karena itu, sebaiknya kita tidak perlu mencemooh atau menertawakan seseorang yang telah melakukan kesalahan yang tak disengaja. Semoga teman-teman di MGI ini selalu memaafkan kesalahan teman lain baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja.
Kendal, 28-05-2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
