Robingah, S.Pd.SD

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Menang Tanpa Ngasorake
Dokumen pribadi

Menang Tanpa Ngasorake

Menang Tanpa Ngasorake

Tantangan hari ke-109

#TantanganGurusiana 365 hari

Sekilas judulnya memang tampak terselip sebuah kata dalam bahasa Jawa. Akan tetapi tulisan saya pada hari ini bukan bermaksud untuk mengesampingkan Bahasa Indonesia. Kenapa saya memilih judul yang berupa kalimat pepatah bahasa Jawa? Ya, karena saya merasa bahwa dalam kalimat tersebut mengandung nasihat yang sangat baik untuk siapa saja yang ingin meraih suatu kemenangan.

Menang tanpa (dibaca tanpo) ngasorake berarti menang tanpa merendahkan. Nah, benar kan kalimat tersebut mengandung petuah bagus untuk diresapi? Meski begitu, belum tentu semua orang dapat memiliki sikap seperti itu ketika menjadi pemenang dalam sebuah perlombaan.

Menang dalam sebuah lomba, kompetisi maupun tantangan tentu menjadi sebuah kebahagiaan tersendiri bagi peraihnya. Tepuk tangan, sorak sore, dan kaget adalah hal biasa yang kita lihat jika seseorang dapat meraih sebuah kemenangan. Wajar saja jika mereka ingin mengabadikan atau mengabarkan kemenangannya itu pada orang lain. Ucapan selamat pun biasanya datang membanjir dari kerabat dan para sahabat yang mendengarnya.

Kemenangan merupakan simbol dari sebuah keunggulan. Tak mungkin ada kemenangan jika tidak memiliki suatu keunggulan. Keunggulan dalam nilai berbagai kriteria dapat mengantarkan seseorang atau sekelompok orang untuk meraih kemenangan.

Keunggulan yang dimiliki oleh seseorang dapat muncul tak lepas dari adanya perjuangan dan kerja keras yang sungguh-sungguh. Melalui berbagai latihan dan kesabaran dalam menghadapi rintangan, keberhasilan dan kemenangan baru dapat diperoleh. Kemenangan yang diperoleh dengan sportivitas yang tinggi memang dapat menjadi suatu kebanggaan. Akan tetapi kebanggaan yang berlebihan terkadang justru dapat menimbulkan rasa antipati dari pihak-pihak tertentu. Hal ini bisa terjadi apabila si pemenang tidak dapat mengendalikan rasa bangganya dengan merendahkan orang lain.

Di atas langit masih ada langit. Kalimat tersebut dapat mengingatkan kepada kita semua bahwa keunggulan yang dimiliki oleh seseorang bukan berarti ia telah mencapai suatu kesempurnaan. Menang dalam satu cabang lomba belum tentu menang dalam cabang lomba lainnya. Menang pada hari ini belum tentu menang pada hari yang akan datang. Kemenangan yang diperoleh hanyalah bersifat sementara.

Sikap menang tanpa ngasorake (merendahkan) itu lebih penting daripada membanggakan diri. Di balik sebuah kemenangan justru ada hal yang perlu menjadi bahan renungan. Menang dalam sebuah lomba atau tantangan juga merupakan sebuah ujian. Apakah seseorang yang telah dinyatakan menang hanya akan puas dengan kemenangannya saja? Atau akan terus bertahan dan meningkatkan diri agar menjadi lebih baik lagi.

Semua itu tergantung pada pribadi masing-masing. Sudah selayaknya jika seseorang telah dinyatakan menang dalam lomba, ia tidak berhenti berjuang begitu saja. Sebaliknya, ia harus mampu mengejawantahkan kemenangannya dengan terus berkarya. Hadiah, piala, dan piagam penghargaan yang diterima memang merupakan bukti atas sebuah kemenangan. Akan tetapi jika tidak ditindaklanjuti dengan terus berkarya maka semua itu hanya akan menjadi sebuah kenangan saja.

Kemenangan yang sejati adalah kemenangan yang dapat membawa kebahagiaan dan kemanfaatan bagi banyak orang. Kerja keras dan karya nyata yang dihasilkannya dapat menjadi rujukan bagi orang lain untuk mengikuti langkahnya. Tanpa merendahkan atau menyepelekan orang lain dapat menjadi cermin kesederhanaan jiwa yang menang.Tiap-tiap orang dapat menjadi pemenang sesuai dengan bidang atau cabang yang dikuasainya.

Ayo, kita berlomba-lomba untuk meraih suatu kemenangan. Namun, kemenangan yang kita harapkan adalah kemenangan agar kita tetap bisa menjaga kesederhanaan. Semoga di bulan puasa ini kita dapat menjadi hamba-hamba Allah yang menang dengan tetap merendahkan hati tanpa merendahkan orang lain. Aamiin.

Kendal, **(censored)**

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post