Pijak Angka Matematika dalam Kelas
Pijak Angka Matematika dalam Kelas
Tantangan hari ke-118
#TantanganGurusiana 365 hari
Dalam proses belajar mengajar, berbagai keterampilan harus dimiliki oleh seorang guru. Bagaimana menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan juga perlu dikuasai. Itu sebabnya kreativitas dalam mengelola kelas sangat menentukan keberhasilan tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan.
Pembelajaran Matematika bagi anak usia Sekolah Dasar (SD) kelas bawah dimulai dari pengenalan bilangan. Baru kemudian ada operasi hitung bilangan. Pengenalan bilangan dan operasi hitung dilakukan bertahap dari bilangan satuan, puluhan, ratusan, dan ribuan.
Pengenalan bilangan-bilangan tersebut dapat menggunakan alat bantu atau media pembelajaran. Media yang digunakan untuk mengenalkan bilangan dasar bagi anak-anak kelas bawah (kelas 1, 2, dan 3) bisa berupa benda konkret, manipulasi atau gambar. Baru kemudian menggunakan simbol-simbol.
Ketika anak telah mampu mengenal bilangan dengan simbol-simbol angka, maka pembelajaran berikutnya adalah penggunaan operasi hitung bilangan. Operasi hitung tersebut terdiri atas penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Pembelajaran operasi hitung bilangan tersebut membutuhkan latihan secara berulang-ulang.
Salah satu cara yang dapat diterapkan untuk membantu anak dalam latihan berulang yaitu pijak angka. Pijak angka berupa arena yang berisi angka-angka sebagai simbol bilangan. Angka yang digunakan tergantung kebutuhan sesuai materi yang diajarkan.
Pijak angka dapat dibuat di dalam kelas atau di luar kelas. Yang penting ada alas yang rata dan dapat ditempati angka-angka. Angka-angka yang digunakan pun bisa menggunakan angka-angka dari bekas kalender atau cetak sendiri. Angka-angka dipilih yang warnanya jelas. Satu angka atau bilangan menempati satu kotak.
Kotak angka ukurannya disesuaikan dengan ukuran kaki dan badan anak-anak. Tujuannya adalah agar kotak-kotak angka tersebut cukup sebagai tempat berpijak. Bentuk persegi akan lebih bagus untuk ditempati angka.
Pijak angka dapat digunakan sebagai sarana belajar sambil bermain. Anak-anak juga bisa aktif melakukan gerak motorik sambil berpikir. Permainan bisa dilakukan secara bergiliran. Angka-angka yang telah tersedia pada masing-masing kotak diinjak dengan cara meloncat.
Cara bermain pijak angka cukup mudah. Guru atau teman lain menyebutkan suatu bilangan atau operasi hitung. Kemudian salah satu anak melakukan loncatan sesuai dengan bilangan dan operasi hitung yang disebutkan. Demikian seterusnya secara bergiliran dengan temannya.
Pijak angka berguna sebagai sarana berlatih atau review terhadap materi bilangan dan operasi hitungnya. Apabila pijak angka dibuat di dalam ruang kelas, maka anak-anak dapat memainkannya sebelum atau setelah pelajaran berlangsung. Misalkan saja ketika baru masuk, sebelum duduk anak melakukan pijak angka secara bergiliran. Atau ketika mau istirahat juga bisa. Anak yang dapat memainkannya dengan benar diberi kesempatan untuk keluar ruang kelas terlebih dahulu.
Sering bermain pijak angka sangat memungkinkan bagi anak untuk memperlancar pemahaman tentang simbol-simbol angka Matematika. Anak-anak pun dapat berlatih dan belajar tanpa terasa. Rasa senang dapat meringankan beban bagi anak-anak ketika belajar angka-angka.
Dengan sarana bermain dan belajar Matematika, pijak angka juga dapat dijadikan sebagai sarana penanaman karakter bangsa. Membiasakan antre, bersemangat, jujur, berani, dan tidak putus asa dapat ditanamkan melalui pembiasaan saat anak bermain pijak angka. Loncatan-loncatan yang dilakukan dengan benar juga memberikan manfaat positif untuk melatih kekuatan dan keseimbangan badan. Selamat mencoba di sekolah bila corona telah sirna.
Kendal, 15-05-2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
