Sama-Sama Paketan
Sama-Sama Paketan
Tantangan hari ke-139
#TantanganGurusiana 365 hari
Pentigraf 1
Sore itu Pak Yamin ingin segera menyampaikan informasi penting pada anak buahnya melalui WA group. Dibukanya HP lalu dengan jempol besarnya ia menuliskan tentang perpanjangan waktu WFH sesuai dengan surat edaran yang baru diterimanya. Selesai menulis, ternyata tinggal mengirimkannya gagal.
Setelah dicek ternyata paket internetnya habis. Pak Yamin menyuruh Wildan yang masih duduk di kelas 5 untuk membelikan paket di warung depan rumahnya. Sebelum uang dua puluh dua ribu diberikan pada Wildan, Pak Yamin berpesan. "Nanti kalau paket yang Ayah maksud habis, coba beli paketan yang lain gak apa-apa."
Wildan pun segera pergi ke warung. Paketan yang dimaksud ayahnya benar-benar habis. Maka, tanpa berpikir panjang Wildan pun segera mengambil 2 (dua) bungkusan plastik besar lalu dibayarnya pas dengan uang yang dibawa. Wildan pulang dan bungkusan diberikan pada ayahnya. Setelah menerima bungkusan tersebut, Pak Yamin kaget bukan kepalang. Lho, kok isinya paket jajanan anak ya? Melihat ayah tampak mengerutkan keningnya, Wildan pun segera mengulang pesan ayah. Katanya kalau paketan yang dimaksud ayah habis, boleh membeli paketan lainnya. Ya sudah, Pak Yamin pun tidak jadi marah karena di dalam bungkus plastik itu selain ada jajanan anak-anak ternyata juga ada kacang asin kesukaannya. Hahaha.... Akhirnya mereka berdua tertawa bersama.
Kendal, **(censored)**
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan