Hujan dan Tamu Mendebarkan
Hujan dan Tamu Mendebarkan
Tantangan hari ke-186
#TantanganGurusiana 365 hari
#Pentigraf (26)
Hujan turun sangat deras. Kilat menyambar-nyambar diikuti petir yang menggelegar. Angin pun bertiup kencang. Udara malam terasa semakin dingin. Tiba-tiba terdengar dentuman keras dari arah pertigaan jalan dekat rumahku. Lampu listrik pun segera padam. Seisi ruangan menjadi gelap dan mencekam.
Rina dan Rani sedang belajar. Secara spontan dua orang kakak beradik itu menjerit ketakutan. Mereka segera berhamburan mencariku yang sedang mengambilkan jaket di dalam kamar. Tak seperti biasanya, malam ini suamiku tak kunjung pulang. Ia juga tak segera memberi kabar. Segera kunyalakan lilin untuk penerang.
Tulit...tulit...tulit....Sayup-sayup terdengar suara sirine mobil ambulance. Semakin lama semakin jelas suara itu. Tanpa kuduga, suara sirine terhenti tepat di depan rumahku. Pikiranku kacau tidak karuan ketika terdengar pintu diketuk orang. Begitu pintu rumah kubuka. "Assalamu alaikum, benarkah ini rumah Pak Darmadi, Bu?" tanya seorang petugas kesehatan berpakaian APD (Alat Pelindung Diri) lengkap berwarna putih. Mak deg, jantungku berdebar semakin kencang. Aku pun tak berani mendekat. Segera kujawab benar bahwa ini rumah Pak Darmadi suamiku. Setelah terjadi bincang-bincang seperlunya, ternyata si petugas tersebut salah alamat. Pak Darmadi yang akan dijemput untuk dibawa ke rumah sakit itu adalah nama tetanggaku yang sama di wilayah RT yang sama.
Kendal, 22-07-2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
