Robingah, S.Pd.SD

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Jono dan Joni
Sumber gambar: halodoc.com

Jono dan Joni

Jono dan Joni

Tantangan hari ke-171

#TantanganGurusiana 365 hari

Jono dan Joni adalah saudara kembar yang sama-sama masih duduk di bangku kelas 5 Sekolah Dasar. Keduanya memiliki banyak kesamaan. Wajah Jono dan Joni benar-benar bak pinang dibelah dua. Hal ini membuat orang sering keliru memanggilnya. Kadang Jono dipanggil Joni dan sebaliknya Joni dipanggil Jono.

Meski banyak kesamaan, namun ada sifat Jono dan Joni yang berbeda. Jono lebih suka belajar dan membaca buku sedangkan Joni lebih suka bermain game. Banyak buku cerita yang telah dibaca oleh Jono. Ketika Jono sedang membaca buku, Joni biasanya asyik bermain free fire. Kalau sudah bermain, Joni sering lupa waktu. Akibatnya jadi suka menunda makan, mandi, sholat, dan belajar.

Jono dan Joni masing-masing telah memiliki smartphone yang dapat digunakan untuk mengikuti pembelajaran daring. Kedua orang tua mereka memang termasuk orang yang sukses. Ayah Jono dan Joni memiliki usaha ternak ayam yang telah mencapai ribuan jumlahnya. Tidak mengherankan jika Jono dan Joni masing-masing dapat memiliki HP sendiri.

Kadang-kadang Jono juga bermain game bersama Joni di ruang tengah. Namun ketika ada tugas dari Bu Guru, Jono lebih mendahulukan tugasnya daripada bermain. "Jon, kamu kerjakan tugas dulu ya, nanti aku tinggal nyalin saja," kata Joni pada Jono dengan santainya. Jono pun hanya tersenyum menanggapi kata-kata Joni.

Dalam hati, Jono sebenarnya tidak suka dengan sikap Joni yang sering mengandalkan tugas pada dirinya. Namun, Jono tak mau ribut dengan saudara satu-satunya itu. Joni tidak peduli dengan perasaan Jono. Yang penting ia terus bermain free fire sepuasnya.

Tugas yang harus dikerjakan adalah menulis laporan hasil praktik pembuatan lilin darurat yang telah disampaikan oleh Bu Guru melalui live streaming. Berhubung Joni tidak mau melakukan praktik sendiri, maka ia pun merasa kesulitan dalam menulis laporan.

Batas waktu pengumpulan tugas tinggal satu hari lagi. Joni tetap belum bergeming untuk melakukan praktik. Jangankan praktik, menyiapkan alat dan bahan-bahannya saja Joni tampak malas. Ketika diingatkan oleh Jono, Joni malah menyepelekan. Ia lebih asyik bermain dengan gawainya. Hingga akhirnya, Joni belum bisa menulis laporan.

Dengan sangat rajin, Jono menyelesaikan tugasnya. Laporan ditulisnya dengan sangat urut. Karena capai, setelah selesai menulis laporan Jono segera tidur agar esok hari tidak bangun kesiangan. Joni tetap bermain dengan gawainya. Ketika orang tuanya menegur, Joni pura-pura tidur. Setelah orang tuanya pergi tidur, Joni kembali bermain game.

Rupanya Jono sudah tertidur lelap. Diam-diam Joni mengambil tugas Jono yang akan dikumpulkan besok pagi ke sekolah. Dihapusnya nama Harjono lalu diganti dengan nama Harjoni. "Yes, beres aku mau tidur," gumam Joni sendirian. Kemudian Joni tidur dengan pulas.

Begitu bangun tidur, Jono kaget karena laporan yang dibuatnya tidak ada di dalam tas. Jono membangunkan Joni untuk menanyakan tugasnya. Joni tak mau bangun. Ia malah menggulungkan badannya dalam selimut.

Jono sedikit curiga. Dibukalah tas Joni. Betapa kesalnya hati Jono ketika tahu ternyata tugas Jono telah diganti nama menjadi Harjoni. Jono lantas menarik selimut Joni. Joni tetap tidak mau bangun. Akhirnya, Jono hanya bisa mengalah dan mengadukannya kepada ayah dan ibu.

"Joni, ayo bangun, Nak. Hari sudah siang. Ini tadi Ibu ditelpon oleh Bu Guru menanyakan tugasmu." Mendengar kata-kata ibu, Joni akhirnya segera bangun dan berusaha untuk mengerjakan tugasnya sendiri. Jono tak lupa mengucapkan terima kasih kepada ibunya dan Joni pun segera meminta maaf pada Jono. Kini, Jono mendampingi Joni mengerjakan tugas hingga selesai.

Kendal, **(censored)**

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post