Mantap Mengajar Tak Malas Belajar
Mantap Mengajar Tak Malas Belajar
Tantangan hari ke-169
#TantanganGurusiana 365 hari
#lombabulanjuli
Tugas utama seorang guru adalah mengajar dan mendidik para siswa agar menjadi anak-anak yang berilmu dan berakhlak mulia. Dalam menjalankan tugasnya, guru harus dapat menjadi teladan yang baik. Tidak hanya dalam sikap, ucap, dan tindakan saja. Namun, guru juga harus dapat menjadi contoh yang baik sebagai guru pembelajar sepanjang hayat.
Sukses Mengajar
Kesuksesan seorang guru dalam mengajar tidak terlepas dari kompetensi yang dimilikinya. Ada empat kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru. Keempat kompetensi tersebut adalah kompetensi paedagogik, kompetensi profesional, kompetensi sosial, dan kompetensi kepribadian.
Selain memiliki keempat kompetensi tersebut, kini seorang guru juga harus memiliki kesiapan dan keterampilan dalam mengelola pembelajaran dalam jaringan (daring). Penguasaan terhadap penggunaan berbagai aplikasi pembelajaran daring dapat berpengaruh pada kesuksesan guru dalam mengajar. Kesuksesan dalam pembelajaran daring akan tampak dari keterampilan guru dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi hasil belajar siswa secara daring pula.
Pada era digital seperti sekarang ini, sudah tak layak lagi jika masih ada istilah guru menang semalam. Artinya guru hanya menang selangkah lebih dahulu dalam menguasai materi yang akan diajarkan pada keesokan harinya. Kini sumber belajar tak hanya terbatas pada buku yang dimiliki oleh guru saja. Namun, berbagai sumber belajar telah tersedia dalam banyak pilihan. Melalui media elektronik, para siswa dapat mengunduh sendiri materi-materi pelajaran yang akan dipelajarinya maupun materi pelajaran sebagai bahan pengayaan. Oleh karena itu, guru harus selalu belajar agar lebih mantap dan lebih siap dalam mengajar.
Guru yang ingin sukses dalam mengajar tentunya tidak hanya mengandalkan pada ilmu yang telah dimilikinya di bangku kuliah saja. Ia justru akan terus belajar dan mengembangkan diri agar mampu menyajikan materi-materi pelajaran sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswanya. Ia juga akan berusaha untuk menyesuaikan diri dengan kondisi nyata yang ada. Menghadapi era abad ke-21 ini, kemampuan seorang guru benar-benar perlu ditingkatkan terutama dalam penguasaan terhadap penggunaan perangkat Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK). Tanpa memiliki kemampuan tersebut, maka guru akan mudah tertinggal ketika menjalankan tugasnya terutama dalam melaksanakan pembelajaran daring.
Pemanfaatan berbagai aplikasi digital untuk menyampaikan materi pembelajaran secara daring pada siswa sudah saatnya untuk dikuasai oleh seluruh guru baik yang bertugas di daerah perkotaan maupun di daerah pedesaan. Bukan alasan lagi bagi guru untuk merasa takut atau enggan belajar TIK. Pemanfaatan perangkat TIK sebagai media pembelajaran sudah waktunya menjadi prioritas kebutuhan dalam proses pembelajaran.
Siap Belajar
Kemampuan menyesuaikan diri (adaptasi) dengan perkembangan zaman sangat memengaruhi keberhasilan guru dalam mengajar. Tanpa memiliki kemampuan beradaptasi yang baik, maka dapat menghambat pencapaian tujuan pembelajaran. Oleh karena itu, menjadi seorang guru yang siap mengajar tidak hanya cukup bermodal ijazah saja. Meskipun ijazah telah berada di tangan, namun ia tetap harus selalu siap untuk terus belajar.
Belajar dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja. Selain belajar melalui buku-buku dan internet, aktif mengikuti kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) atau Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), guru juga dapat mengikuti berbagai pelatihan yang kini telah marak di gelar. Melalui web seminar (webinar) maupun pelatihan-pelatihan online lainnya, guru juga dapat memanfaatkan kesempatan untuk terus belajar. Telah menjadi seorang guru bukan berarti telah cukup memiliki banyak ilmu. Prinsip belajar sepanjang hayat (life long education) justru harus selalu dipegang teguh agar guru selalu bersemangat untuk belajar dan dapat menjadi contoh bagi para siswanya.
Belajar dan terus belajar adalah suatu kegiatan yang perlu dijadikan sebagai menu harian bagi seorang guru. Kebiasaan dan cara seorang guru belajar akan sangat berpengaruh terhadap aktivitas mengajarnya. Jadi, jika seorang guru siap untuk mengajar maka dalam dirinya tidak perlu ada rasa malas untuk selalu siap belajar sehingga ilmu pengetahuan yang akan dan telah ditransfer kepada para siswanya benar-benar bermanfaat dan bermakna dalam hidupnya.
Kendal, **(censored)**
Penulis bernama Robingah, S.Pd.SD lahir di Banjarnegara, 21 Januari 1970. Sejak 2019 ia bertugas sebagai Kepala Sekolah di SDN Sukomangli, Kec. Patean, Kab. Kendal, Jawa Tengah. Alamat e-mail yang dimilikinya adalah **(censored)** dan nomor HP/WA aktifnya **(censored)**
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
