Robingah, S.Pd.SD

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
 Gara-Gara Jambu Biji
Sumber gambar: health.detik.com

Gara-Gara Jambu Biji

Gara-Gara Jambu Biji

(2) Belajar Menulis Bersama

Tantangan hari ke-211

#TantanganGurusiana 365 hari

Acara makan buah bersama sudah siap dilaksanakan. Bu Mira Marina yang biasa dipanggil Bu Mira atau Bu Marina oleh anak-anak, menyuruh Budi untuk memimpin doa. Meski hatinya masih sedikit kecewa pada Fani tetapi ia tak berani membantah perintah gurunya. Budi adalah ketua kelas yang biasa memimpin doa sebelum dan sesudah pelajaran.

Selesai berdoa, anak-anak tampak sangat gembira menikmati masing-masing buah segar yang dibawanya. Ada juga anak yang saling tukar buah dengan temannya. Budi melirik pada Rendi yang sedang menikmati buah pir dari Bu Mira. Rendi tidak menghiraukannya. Bu Mira juga tampak sangat menyukai jambu biji yang dibawa oleh Rendi.

"Anak-anak, dalam rangka menyemarakkan gerakan literasi di sekolah kita, minggu depan akan diadakan lomba menulis cerita pendek. Kalian harus ikut, ya." kata Bu Mira tiba-tiba menghangatkan suasana ketika anak-anak hampir habis makan buahnya. "Temanya tentang apa, Bu?" tanya Fani dengan semangat.

Fani memang suka menulis cerita. Sejak kelas tiga ia sudah biasa belajar menulis bersama ibunya yang kebetulan seorang cerpenis. Pertanyaan Fani disambung oleh siswa yang lainnya dan dijawab dengan jelas oleh Bu Mira. Tema lombanya adalah gemar makan buah. Mendengar jawaban Bu Mira, anak-anak merasa sangat gembira. Mereka semua tertarik untuk mengikutinya.

Bu Mira memang guru kelas empat yang sangat peduli dengan aktivitas literasi baca dan tulis di sekolahnya. Apalagi ia juga telah ditunjuk sebagai ketua tim gerakan literasi sekolah oleh Bu Ros kepala sekolahnya. Setiap hari ia tidak merasa bosan untuk memotivasi anak-anak agar mereka membiasakan membaca buku lalu menuliskan garis besarnya pada buku jurnal membaca.

Tanpa terasa acara makan buah bersama telah selesai. Tidak lupa anak-anak membersihkan kembali teras di depan kelasnya. Kemudian masuk ke dalam kelas dengan teratur. Bu Mira melanjutkan informasi tentang lomba menulis cerita di dalam kelas. Syarat-syarat dan tata caranya diuraikan satu per satu.

Budi mulai gelisah. Ia memang jago Matematika di kelasnya tetapi untuk urusan tulis menulis, ia sering kalah dengan Fani. Budi sebenarnya ingin selalu menjadi nomor satu. Ia pun berpikir bagaimana caranya agar dapat mengalahkan Fani dalam lomba nanti.

Rendi menangkap kegelisahan Budi. "Bud, bagaimana kalau kita belajar menulis bersama di rumah Fani?" tanya Rendi mengagetkan Budi yang sejak tadi masih cemberut saja. Budi sama sekali tidak menyangka kalau Rendi tetap bersikap baik padanya. Budi tak segera menjawab. Rendi segera meyakinkan pada Budi kalau ia sungguh-sungguh ingin mengajak Budi untuk belajar bersama.

Beberapa minggu yang lalu, Bu Mira memang sudah mengajari anak-anak untuk menulis cerita pendek. Nah, sesuai janjinya Bu Mira memang telah mengusulkan dalam rapat dewan guru untuk diadakan lomba. Kesempatan ini akan dimanfaatkan oleh Rendi untuk ikut berpartisipasi. Di samping ingin belajar bersama, Rendi juga tidak ingin antara Budi dan Fani terus berselisih gara-gara dirinya. Ia ingin tetap menjaga indahnya persahabatan dengan mengajak mereka belajar menulis bersama. (Bersambung)

Kendal, 16-08-2020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post