Kami Pramuka Indonesia
Kami Pramuka Indonesia
Tantangan hari ke-210
#TantanganGurusiana 365 hari
Malam begitu larut. Aku terjaga dari mimpi indahku. Rintik-rintik terdengar rinai hujan semakin deras. Udara pun terasa semakin dingin. Terlintas dalam anganku tentang 14 Agustus tahun yang lalu.
Obor Pramuka menyala dalam lingkaran. Satu per satu janji dan kehormatan diucapkan. Begitu hening dan hikmat. Lalu, api unggun pun menyala dengan terang. Kilatan merahnya mampu menghangatkan suasana. Berbagai atraksi dipertunjukkan penuh kegembiraan.
Tepuk tangan dan nyanyian semarak terdengar. Penuh semangat seolah tiada kesedihan. Meski langit tampak kelam, keceriaan dan kebersamaan tetap terpancar. Jiwa-jiwa Pramuka telah terpatri dalam dada. Hujan yang membasahi tanah lapang menjadi saksi keteguhan untuk tetap menjadi pandu ibu pertiwi.
Tidur beralas tikar di dalam tenda yang pas-pasan meninggalkan kenangan yang tak mudah dilupakan. Berbagai tantangan dan rintangan dilaluinya penuh kekompakan. Seragam coklat tua dan coklat muda selalu melekat di badan. Bersenjata tongkat dan tali menjelajah medan. Berbekal semangat dan keberanian, selesailah tugas dalam menelusuri rute perjalanan.
Kini, 14 Agustus yang biasa menjadi momen penting bagi segenap andik dalam tiap-tiap pangkalan terasa berbeda. Ini semua terjadi karena pandemi covid-19 yang tak kunjung sirna. Ajang bergiat untuk menunjukkan karya menjadi tak biasa. Tri Satya dan Dasa Darma bukan hanya sekedar janji dan kode kehormatan yang cukup diucap saja. Namun, tindakan nyata itulah yang lebih utama.
Pramuka yang merupakan akronim dari Praja Muda Karana adalah wadah pembinaan bagi para generasi muda untuk berkarya agar mampu menjadi penerus cita-cita bangsa. Akankah terhalang giatnya? Melalui syair-syair lagu penyemangatnya, Pramuka tak kenal rintangan, meski jalan penuh halangan, kan hilang di dalam hati yang riang. Semoga langkah-langkah nyata tetaplah terlaksana.
Dirgahayu hari Pramuka yang ke-59. Terdepan bergerak. Pramuka ikut membantu dalam penanggulangan bencana covid-19 dan bela negara. Tetaplah bersemangat. Kami Pramuka Indonesia manusia Pancasila. Satyaku kudarmakan, darmaku kubaktikan agar jaya Indonesia. Indonesia tanah airku, kami jadi pandumu.
Kendal, 14-08-2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
