Antara Tugas dan Kewajiban
Antara Tugas dan Kewajiban
Tantangan hari ke-246
#TantanganGurusiana 365 hari
Dalam kehidupan berumah tangga, masing-masing anggotanya mempunyai tugas dan kewajiban yang berbeda. Laki-laki sebagai suami jelas memiliki tugas dan kewajiban menjadi pemimpin di rumahnya. Selain bertanggung jawab mencukupi kebutuhan keluarga, suami juga harus bisa melindungi perasaan anak dan istrinya. Sedangkan istri harus taat dan patuh kepadanya.
Sesuai dengan kodratnya, perempuan memang harus bertanggung jawab dalam mengasuh dan mendidik anak-anak serta mengurus rumah. Namun, seiring perkembangan zaman dan kebutuhan hidup yang semakin kompleks peran seorang perempuan kini banyak yang merangkap menjalankan tugas-tugas lain di luar rumahnya. Membantu mencari nafkah untuk mencukupi kebutuhan keluarga sudah menjadi hal yang umum dilakukan banyak perempuan masa kini. Bahkan tak jarang pula di antara kita kaum hawa ada yang harus meninggalkan rumah hingga tak sempat lagi melaksanakan kewajibannya sebagai istri di rumahnya.
Sudut pandang seseorang terhadap perempuan yang bekerja di luar rumah memang berbeda-beda. Semua ada segi positif dan negatifnya. Sepandai-pandainya kaum lelaki dalam mencari nafkah, ia perlu juga menghargai kemampuan perempuan ketika melakukan hal yang sama. Ada hal-hal tertentu yang tak sanggup diselesaikan oleh laki-laki tetapi justru lebih tepat dilakukan oleh perempuan. Meskipun demikian, perempuan tetap saja harus menerima kodratnya sebagai perempuan.
Bagi kaum istri atau kaum ibu, tugas dan kewajiban di rumah tidak boleh dilupakan jika tak ingin mengingkari kodratnya. Mampu menciptakan suasana baiti jannati merupakan tanggung jawab yang besar. Sesibuk apa pun tugas dan kewajibannya di luar rumah, rumah adalah tempat tugas pertama dan utama baginya. Tak perlu mengeluh atau merasa berat hati jika seorang perempuan telah menjatuhkan pilihannya untuk ikut mencari nafkah di luar rumah.
Ketika seorang perempuan bekerja di luar rumah, bukan berarti ia bebas dari tugas-tugas utamanya di rumah. Justru sebaliknya. Perempuan akan dihadapkan pada kepiawaiannya dalam menciptakan dan menjaga keseimbangan. Tugas rumah terselesaikan dan tugas di luar rumah pun tak boleh disepelekan. Apalagi jika tugas di luar rumah itu menyangkut tugas negara atau menyangkut hajat hidup orang banyak.
Di satu sisi memang ada kepuasan tersendiri ketika seorang perempuan berhasil menjalankan kedua tugasnya dengan memuaskan baik tugas di dalam rumah maupun di luar rumah. Namun, sudah menjadi rahasia umum betapa sebuah perjuangan yang cukup berat mengiringi di belakangnya. Di balik kesuksesan seorang perempuan yang mampu meraih predikat bagus dalam tugas dan kewajibannya di luar rumah, kecekatan dan kecakapan membagi waktu di rumah merupakan hal yang benar-benar membutuhkan keikhlasan dan pengorbanan. Apalagi bagi kaum perempuan yang masih memiliki balita dalam asuhannya.
Demi sebuah tugas dan kewajiban, rasa lelah, letih, dan ngantuk kadang tak dihiraukannya. Rasa ikhlas dan sabar yang terselip dalam sanubarinya adalah senjata ampuh yang dapat menemaninya hingga asa yang digantungnya tercapai. Senyum di bibir pun harus selalu mampu dikembangkan di hadapan suami dan anak-anaknya tatkala perhatian harus terbagi untuk mereka.
Jika rida suami telah didapatkan maka ketenangan dan keleluasaan menjalankan tugas dan kewajiban akan dirasakan. Sebuah kerja sama dan saling pengertian dalam keluarga menjadi penting untuk menghindari kesahpahaman. Rasa saling percaya antara suami dan istri juga sangat diperlukan demi kelancaran dalam menjalankan tugas dan kewajibannya.
Apa pun tugas dan kewajiban perempuan di luar rumah asalkan dilaksanakan tanpa mengabaikan tugas pokoknya di dalam rumah maka apresiasi pun layak untuk didapatkan. Perempuan memang makhluk yang lemah. Namun, sebuah kekuatan yang tak dimiliki kaum Adam dalam menjalankan tugas dan kewajibannya tak boleh disepelekan. Cocok atau tidak apa yang saya sampaikan ini, bolehlah tanyakan saja pada diri kita masing-masing. Hehehe.... Salam literasi. Selamat berhari Minggu bersama keluarga.
Kendal, 20-09-2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
