Asyiknya Ikut Lomba
Asyiknya Ikut Lomba
Tantangan hari ke-281
#TantanganGurusiana 365 hari
Pandemi covid-19 hingga kini belum berakhir. Berbagai aktivitas menjadi banyak yang beralih ke era new normal. Dalam bidang pendidikan, pembelajaran tetap berjalan meskipun beralih dari pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran melalui sistem dalam jaringan (daring). Lalu, bagaimana dengan aktivitas lomba bagi anak-anak?
Secara periodik, tiap tahun ada berbagai macam lomba yang digelar untuk anak-anak. Baik dari jenjang sekolah dasar maupun sekolah lanjutan. Ada lomba bidang akademik dan ada pula lomba nonakademik. Setiap lomba yang digelar tentu mempunyai tujuan masing-masing. Secara umum biasanya lomba digelar untuk mencari peserta terbaik.
Bagi anak-anak pada jenjang sekolah dasar, mengikuti lomba adalah suatu hal yang sangat menyenangkan. Apalagi jika lomba tersebut berkaitan dengan cabang seni. Salah satu contohnya adalah lomba seni tembang dolanan yang biasa digelar di wilayah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.
Seni tembang dolanan merupakan kesenian yang perlu dilestarikan sebagai bagian dari budaya bangsa. Tembang dolanan yang berupa nyanyian atau lagu berlirik bahasa Jawa itu biasanya ditampilkan sambil menari (njoged) dan diiringi musik gamelan. Dalam lomba sering juga diselipi dengan percakapan-percakapan pendukung untuk mengantarkan para pendengar dan pemirsa dalam memahami maksud dari sebuah tembang.
Dengan kostum dan properti yang menyesuaikan lagunya, biasanya anak-anak tampak sekali semangatnya dalam mengikuti lomba. Apalagi jika penampilan mereka diiringi gamelan yang dimainkan oleh teman-temannya sendiri. Rasa percaya diri mereka menjadi semakin nyata.
Lomba seni tembang dolanan memang sangat mengasyikkan. Di samping penampilan yang khas dengan kostum daerah ala anak-anak zaman dahulu, anak-anak biasanya juga merasa sangat senang ketika harus tampil dengan wajah yang dirias. Penampilan yang disajikan secara berkelompok juga menambah kekompakan bagi mereka.
Setiap lomba tentu ada peserta yang dinobatkan sebagai pemenang atau juara. Namun, menjadi juara bukanlah hal utama yang perlu ditanamkan kepada anak-anak. Banyak hal lain yang dapat dipetik dalam mengikuti sebuah lomba. Ketika mengikuti lomba tembang dolanan, anak-anak dapat belajar tentang berbagai karakter bangsa. Karakter-karakter tersebut di antaranya adalah disiplin, kerja keras, gotong royong (kebersamaan), semangat berjuang, jujur, sportivitas, cinta budaya dan cinta tanah air, lembut hati, menghargai orang lain, dan berani.
Karakter-karakter tersebut perlu dimiliki oleh anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, seni tembang dolanan menjadi salah satu kegiatan yang perlu dikembangkan mulai dari anak-anak. Sayangnya, pandemi covid-19 belum juga berakhir sehingga kegiatan tersebut menjadi terkendala untuk terus dilaksanakan. Semoga pandemi yang sangat membahayakan ini akan segera sirna dari bumi tercinta ini. Salam literasi.
Kendal, 25-10-2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
