Jejak Salam dan Doa
Jejak Salam dan Doa
Tantangan hari ke-272
#TantanganGurusiana 365 hari
Sejak menjadi gurusianer bersama teman-teman penulis lainnya, ternyata semakin hari semakin banyak teman yang kudapatkan. Meski hanya dalam dunia maya dan belum pernah saling bertatap muka, namun kedekatan terasa semakin nyata. Saling Kunjung dan Saling Sanjung (SKSS) menjadi perekat komunikasi dalam berliterasi.
Dari Pulau Sumatera hingga Papua ada saja teman untuk saling bertegur sapa. Terasa indah dan haru saat kunjungan mereka kuterima di blog Gurusiana. Tak hanya apresiasi dan motivasi yang mereka tinggalkan dalam jejaknya. Namun, salam dan doa selalu terselip di akhir kalimatnya. Begitu sejuk dan indah menghias rasa.
Saling menginspirasi menjadi hal penting dalam menyemarakkan geliat literasi. Apalagi salam dan doa yang tulus dan ikhlas. Benar-benar mampu untuk menambah kekuatan dan semangat dalam berliterasi demi menebar suatu kebaikan. Ucapan salam yang mengandung maksud kedamaian memang perlu dipupuk dan dibiasakan.
Betapa senangnya hati ini ketika sesama gurusianer saling berkunjung merekatkan tali silaturahim. Walau kadang tak sesering harapan karena terhalang berbagai kesibukan. Setidaknya ada rasa saling mengenal dan saling menguatkan. Satu sama lain saling menitip salam dan mendoakan untuk meraih kesuksesan.
Salam sehat, salam kenal, salam literasi, dan salam sukses sering kudapatkan sebagai ungkapan-ungkapan yang menyentuh hati hingga terasa mengharukan. Apalagi di saat-saat ada kesempatan untuk mengirimkan naskah lomba menulis bulanan. Hasrat hati ingin berbagi kebaikan dan pengalaman tentang praktik-praktik baik yang pernah dilakukan. Ternyata banyak doa tertumpah di antara jejak-jejak yang telah ditinggalkan oleh teman-teman.
Tiada ungkapan lain yang layak untuk kutuliskan kecuali rasa terima kasih yang mendalam dan doa yang sama demi kesuksesan bersama. Walau tetes air mata mampu bertahan, namun hati tak pernah bisa mengingkari. Teringat sebuah pesan dan petuah bahwa doa dari seorang teman yang tak pernah diminta namun tulus dan ikhlas dalam menyampaikannya adalah termasuk salah satu doa yang dikabulkan.
Marilah teman, kita terus berkarya dalam bentuk tulisan-tulisan dengan niat tulus untuk berbagi kebaikan. Ada sanjungan atau tidak, kita tetap berkarya karena sanjungan bukanlah tujuan utamanya. Percayalah, sesederhana apa pun tulisan kita tentu ada manfaatnya. Kalaulah tak ada orang lain yang sempat membacanya hari ini, mungkin di hari yang lain justru ada yang membutuhkannya.
Setidaknya, dengan kita terus berkarya maka sama artinya dengan kita telah menorehkan sesuatu yang dapat dijadikan bahan untuk mengingatkan diri sendiri tentang berbagai hal. Semoga salam dan doa kita selalu beriring bersama. Ketika lisan tak mampu mengungkapkannya, maka jari-jemari ini yang akan berperan untuk menggantikannya. Salam sukses untuk semuanya.
Kendal, 12-10-2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
