Pusing
Pusing
Tantangan hari ke-274
#TantanganGurusiana 365 hari
#Pentigraf (72)
Ahad pagi seperti biasanya Alya menyempatkan diri untuk menikmati udara sejuk sambil mengelilingi jalan di desanya. Dengan kaos dan training berwarna hijau muda, ia berlari-lari kecil seorang diri. Sepatu running yang dipakainya membuat ia merasa nyaman untuk berlari. Setiap orang yang berpapasan dengannya selalu disapanya dengan santun dan ceria.
Mentari mulai memancarkan sinarnya. Terasa hangat di badan menambah semangat bagi Alya untuk melanjutkan langkahnya hingga keringat bercucuran. Setelah beberapa meter jarak ditempuh, tiba-tiba Alya tersentak. Lalu ia berhenti. Rasa pusing di kepalanya membuat Alya terhuyung-huyung. Dunia serasa berputar dan perutnya menjadi mual seolah ia mau muntah saja. Alya pun segera menepi dan dicarinya tempat untuk berteduh.
Sambil bersandar di bawah pohon mahoni, Alya mengusap keringat di wajahnya. Kemudian ia menepuk perutnya. Alya memang belum sempat sarapan pagi. Ia hanya minum segelas air putih ketika mau berangkat lari pagi. Semalam, Alya juga kuran tidur karena harus segera menyelesaikan tugasnya. Laporan kegiatan webinar yang diikutinya selama tiga hari harus segera dibuat sebagai bukti keikutsertaan dan kehadiran menjadi peserta. Dalam kesendiriannya Alya bergumam, “Mudah-mudahan darah segar yang berceceran di jalan ini segera ada yang menutupnya dengan pasir.”
Kendal, 18-10-2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
