Robingah, S.Pd.SD

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
 Sukses itu Bersama
Sumber gambar: wolipop.detik.com

Sukses itu Bersama

Sukses itu Bersama

Tantangan hari ke-276

#TantanganGurusiana 365 hari

Kata sukses sering kita dengar dan kita ucapkan. Bahkan hampir setiap hari kita membacanya dalam kolom komentar dari teman-teman di blog Gurusiana. Kemudian kita pun tak segan-segan untuk menuliskan balasan dengan kata yang sama. Sukses selalu. Sukses memang sesuatu yang diharapkan dan menggembirakan.

Sukses sama halnya dengan berhasil. Meski demikian, sukses dapat dimaknai dari sudut pandang yang berbeda-beda. Pada umumnya, sukses sering dikaitkan dengan keberhasilan seseorang dalam menjalankan tugas atau usaha. Bahkan ada pula yang memandang kesuksesan seseorang dari sebuah pencapaian yang dapat menghasilkan banyak uang atau hidup serba berkecukupan. Padahal uang belum tentu bisa menjadi patokan tentang kesuksesan seseorang.

Orang yang dapat meraih kesuksesan tentu tidak lepas dari sebuah perjuangan dan pengorbanan. Berbagai rintangan, halangan, dan tantangan bisa saja dialami dalam perjalanannya untuk meraih kesuksesan itu. Sukses memang tidak datang begitu saja tanpa adanya proses berupa usaha keras dan motivasi yang kuat. Motivasi bisa berasal dari dirinya sendiri (intrinsik), ada pula yang dari luar dirinya sendiri (ekstrinsik).

Bagaikan sebuah kendaraan yang akan melaju ke suatu tempat, tentu memerlukan berbagai komponen yang saling mengisi dan melengkapi. Begitu juga dengan sebuah kesuksesan. Untuk meraih sebuah kesuksesan perlu adanya proses dan komponen-komponen pendukung.

Orang yang sukses tentu membutuhkan orang lain untuk mendukungnya. Oleh karena itu, sekecil apa pun perannya dalam mendukung sebuah kesuksesan, tetap perlu dihargai. Bermula dari hal kecil, sebuah kesuksesan bisa diwujudkan.

Sukses hari ini adalah kesuksesan atas perjuangan yang telah dilakukannya. Secara tersirat, tak perlu dipungkiri bahwa kesuksesan yang diraih oleh seseorang itu merupakan kesuksesan bersama. Kenapa demikian? Banyak hal yang menjadi alasannya. Misalkan saja seorang pedagang dapat dikatakan sukses apabila ada pembeli dan ada pula barang-barang yang akan dijualnya. Begitu juga dengan adanya jasa tenaga produksi dan distribusi. Belum lagi dengan peran tenaga-tenaga jasa yang lainnya. Semua komponen sama pentingnya untuk saling mendukung.

Demikian juga dengan kesuksesan seseorang dalam dunia tulis-menulis. Penulis yang sukses tentu saja membutuhkan orang lain untuk mendukung kesuksesannya. Target kesuksesan seseorang memang berbeda-beda tergantung dari harapan yang ditetapkan masing-masing. Namun, bagi saya sukses itu tetap membutuhkan kebersamaan.

Bersama orang-orang tercinta, sukses itu perlu diperjuangkan. Doa dan restu dari orang tua adalah hal penting bagi seorang anak yang perlu didapatkan untuk meraih sebuah kesuksesan. Lalu, bagaimana dengan seorang suami? Ya, di balik kesuksesan seorang suami tentunya ada doa yang tulus dan ikhlas dari istrinya. Sebaliknya, sukses seorang istri juga tidak lepas dari dukungan suami dan anggota keluarga lainnya. Benar dan tidaknya yang saya sampaikan, mari kita renungkan bersama. Salam literasi.

Kendal, 20-10-2020

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post