Walau Sibuk Tetap Santai
Walau Sibuk Tetap Santai
Tantangan hari ke-257
#TantanganGurusiana 365 hari
Setiap hari ada saja hal yang membuat orang menjadi sibuk. Baik itu sibuk karena pekerjaan atau berbagai urusan. Kala seseorang sedang sibuk biasanya memerlukan konsentrasi penuh agar sesuatu yang sedang dikerjakannya segera selesai.
Sibuk dapat dialami oleh siapa saja, kapan saja, dan di mana saja. Bagi kaum hawa yang tak hanya sebagai istri dan ibu rumah tangga saja, tentunya sibuk itu sudah menjadi hal yang biasa. Sejak bangun tidur hingga mau tidur lagi, ada saja hal yang membuatnya sibuk. Semua tetap dijalaninya walau raga terkadang begitu lelah terasa.
Entah mengapa, meskipun sibuk dengan banyak tugas dan acara, tak sedikit juga kaum yang suka bersolek ini sering merasa ingin segera berganti kostum dengan alasan lingkar badan yang semakin mengembang. Kenapa? Ya, barangkali karena tanpa terasa sering disibukkan dengan aktivitas berdalih menghindarkan makanan dari kemubaziran. Hehehe, mohon maaf ya, saya tidak bermaksud untuk menyinggung seseorang karena saya mengalaminya sendiri lho.
Di satu sisi memang banyak orang yang tak suka berpangku tangan. Namun, di sisi lain juga ada yang lebih suka tampak berdiam saja. Apakah mereka juga sibuk? Bisa ya bisa juga tidak. Kesibukan masing-masing orang itu tidak sama. Ada yang sibuk tangan dan kakinya, ada pula yang sibuk pikirannya. Bahkan ada juga yang sibuk hatinya.
Sesibuk apa pun diri kita, rutinitas pokok seperti makan, minum, istirahat, beribadah, dan refreshing tentunya tidak boleh diabaikan. Bagaimana pun juga kondisi badan tetap harus dijaga. Demi waktu memang sudah selayaknya menjadi pijakan kita untuk tidak menyia-nyiakan berbagai kesempatan. Sepanjang hayat masih dikandung badan, berbagai kesibukan dapat diciptakan.
Pernah kudapatkan sebuah kalimat yang terucap dari seorang teman yang biasa memiliki berbagai kesibukan. Katanya, orang yang sibuk akan lebih cepat menyelesaikan pekerjaannya daripada orang yang tidak sibuk. Alasannya karena ia akan segera menyelesaikan pekerjaan lain setelah ia menyelesaikan pekerjaannya itu.
Kalau dicermati dan dirasakan memang ada benarnya juga. Seseorang yang sibuk dalam pekerjaan atau urusannya itu biasanya karena ada berbagai alasan. Target waktu, perolehan, atau banyaknya hal yang harus diselesaikan membuat seseorang menjadi sibuk. Tidak menutup kemungkinan, di sela-sela waktu yang diisi banyak kesibukan justru seseorang menjalaninya dengan santai.
Beraktivitas sambil mendengarkan musik kesukaan dengan nada dan irama yang menentramkan bisa saja menjadikan aktivitas sibuk terasa lebih santai. Terlebih jika ditemani pula dengan berbagai camilan yang gurih dan renyah. Tentu saja tanpa terasa gigi-gigi geraham juga akan terlibat dalam kesibukan.
Ketika seseorang sedang sibuk, biarlah ia menikmati kesibukannya. Apalagi ketika ia sedang sibuk berdzikir pada Allah SWT. Ketenangan dan kekhusyukan tentu dibutuhkannya. Lain halnya, ketika seseorang sedang sibuk mencari kekurangan orang lain. Apakah kita akan ikut berperan mengikutinya atau menghentikannya? Daripada ragu untuk menjawabnya, lebih baik cari kesibukan menulis saja. Tampaknya sibuk tapi santai juga bisa, kan?
Kendal, **(censored)**
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
