Mengenal Pramuka Berteman Kopi
Mengenal Pramuka Berteman Kopi
Judul Buku : Pramuka dan Kopi
Penulis : Radinopianto, S.P.
Penerbit : PT. Mediaguru Digital Indonesia
Cetakan ke : Pertama, Januari 2020
Tebal : vi + 128 halaman
ISBN : 978-602-497-713-9
Pendidikan kepramukaan merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang wajib dilaksanakan di setiap sekolah. Sebagai organisasi kepanduan yang diprakarsai oleh Robert Stephenson Smyth Baden Powell, gerakan Pramuka bertujuan untuk membina kaum muda dalam mencapai potensi spiritual, sosial, intelektual, dan fisik (hal 13). Oleh karena itu, dalam pelaksanaannya kegiatan Pramuka harus diarahkan agar tidak terjebak pada kegiatan yang hanya mengandalkan tepuk, baris-berbaris, dan bernyanyi belaka. Pramuka harus bergerak ke arah aktivitas yang memukau sebagai upaya mencetak generasi muda andal yang mempunyai kompetensi keilmuan, keterampilan, dan sikap.
Berbagai materi perlu diajarkan dalam kegiatan Pramuka. Dalam buku ini diulas banyak hal yang berkaitan dengan kepramukaan secara jelas dan menarik. Mulai dari kode kehormatan Pramuka, sejarah kepramukaan, baris-berbaris dan tata upacara, semafor, tali-temali, simpul, ikatan, dan pionering, kompas dan peta (mapping), sandi Pramuka, P3K dan kesehatan, berkemah, survival, pakaian Pramuka, administrasi gudep hingga kesakaan dipaparkannya dengan bahasa yang mudah dipahami.
Materi-materi tersebut dapat digunakan sebagai acuan dalam membina dan mengembangkan kegiatan Pramuka pada semua golongan baik siaga, penggalang, penegak dan pandega. Administrasi gudep yang dipaparkan juga sangat membantu bagi para pembina Pramuka untuk mengendalikan setiap kegiatan yang telah direncanakan dan dilaksanakan agar tertib dan teratur.
Di samping penyajiannya dilengkapi dengan foto-foto kegiatan nyata, buku ini juga memiliki kelebihan yang khas jika dibandingkan dengan buku-buku yang lain. Pada setiap pergantian babnya selalu disuguhkan terlebih dahulu ungkapan-ungkapan penyemangat dalam seruputan secangkir kopi sebelum memaparkan materi berikutnya. Kalimat-kalimat yang indah menjadikan pembaca semakin termotivasi untuk terus melahap habis bab demi bab yang berisi tentang pengetahuan kepramukaan. Materinya sangat tepat untuk dijadikan pedoman dalam melaksanakan kegiatan Pramuka baik di tingkat gugus depan maupun sanggar bakti satuan karya (saka).
Dari berbagai materi yang dipaparkan, kekurangan buku ini tampak belum menyajikan contoh-contoh yang berkaitan dengan praktik Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K). Misalnya saja tata cara penggunaan bidai dan alat bantu P3K yang lainnya untuk membantu memberikan pertolongan pertama sebelum membawa pasien ke klinik atau rumah sakit.
Kendal, 31-01-2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
