Robingah, S.Pd.SD

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
 Bahagia Bersama di Hari Penuh Cinta
Sumber gambar: pixabay.com

Bahagia Bersama di Hari Penuh Cinta

Bahagia Bersama di Hari Penuh Cinta

Menulis hari ke-393

#terusmenulis

Pagi ini sang surya tak lagi bersembunyi seperti biasanya. Rupanya ia tahu kalau di gubug yang masih perlu dibenahi ini ada sepasang insan yang ingin menikmati hangat peluknya dalam cahya. Sembari berkelakar, satu sama lain sesekali tampak melontarkan kata-kata yang menggoda untuk melepas rutinitas keseharian yang biasa dilewatinya dalam sebuah pawiyatan.

Pasangan yang telah melewati masa-masa mudanya ini beriring bersamaan memberesi perkakas-perkakas di gubugnya sehingga tertata rapi di tempat yang telah disediakan. Hangat dan berkeringat membuat keduanya tampak puas walau terasa lelah karena tak kunjung beristirahat. Andai secangkir kopi tak membuat lambungnya mengeluh, tentu saja akan terasa lebih nikmat untuk diseruput bersama dengan berteman sepiring ubi goreng dan kerupuk petis yang aduhai gurihnya.

Rasa bahagia dalam menjalani hidup ini memang dapat tercipta bukan terpicu karena bergelimangnya harta saja. Namun, kebersamaan yang searah untuk mencapai sebuah impian dalam mengarungi bahtera rumah tangga juga mampu membuat segumpal hati merasa aman, tenteram, dan nyaman.

Saling mengisi dan saling melengkapi dalam kebersamaannya di hari yang penuh cinta, benar-benar semakin merekatkan jalinan yang telah dihalalkan dalam ikrar. Bersih, rapi, dan indah memang telah menjadi komitmen bersama yang perlu untuk selalu dijaga agar terpancar kedamaian dan pikiran pun menjadi lebih tenang. Prinsip kebersihan sebagian dari iman dan bersih itu indah selalu dipegangnya sebagai pedoman dalam menghuni gubug bersama anak-anaknya.

Beberapa jam setelah bilik-bilik terbebas dari lembutnya debu yang terasa menyesakkan, terdengarlah alunan azan Zuhur berkumandang. Keduanya segera bergegas untuk menunaikan kewajibannya. Diambillah air wudu yang begitu sejuk menyegarkan dengan mengalirkan kran di dekat pemandian.

Sujud syukur atas segala nikmat yang telah dikaruniakan oleh Sang Maha Pencipta dilakukannya dengan ikhlas. Tanpa keluh kesah, senyum pun mengembang sebagai luapan rasa bahagianya karena hari ini masih dapat menghirup udara segar dengan penuh cinta. Salam bahagia. Minggu ceria.

Kendal, 14-02-2021

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post