Kabut Pagi
Kabut Pagi
Menulis hari ke-394
#terusmenulis
#asyikberpatarisit
****
Kabut menggelayut kian menebal
Pekat berarak saling menyambar
Cahya mentari tertahan berpendar
Seketika langit tampaklah kesal
****
Rintik-rintik gerimis pun menyulam
Membasahi bumi tempat pijakan
Jasad menggigil hasrat terpendam
Ayunkan langkah melantaskan pengembaraan
****
Berdiri mematung seorang diri
Sejauh memandang jalanan sepi
Dalam diam hati bergumam
Usahlah roman menanggung muram
****
Bertolak pagi lapang menanti
Yakinlah bumantara segera bersulih
Usai berkabut benderang pulih
Begitulah alam menampakkan sisi
****
Kendal, 15-02-2021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
