Sabar tapi Sedikit Keras
Sabar tapi Sedikit Keras
Menulis hari ke-409
#terusmenulis
Beberapa hari ini saya memang tidak sempat berkunjung untuk menikmati tulisan teman-teman gurusianer baik di blog maupun di facebook berlama-lama. Hal ini bukan berarti tidak ada kepedulian dengan tulisan dan sapaan mereka. Namun, kesibukan dalam mengerjakan tugas di sekolah maupun di rumah ternyata juga cukup menyita waktu.
Saat ada waktu luang, kembali saya baca-baca lagi tulisan teman dan mencoba untuk saling bertegur sapa dan saling memotivasi di blog Gurusiana. Usai membaca beberapa tulisan teman, tak lupa saya pun membalas juga sapaan dan komentar teman pada tulisan saya sendiri.
Seperti biasanya, begitu selesai menuliskan komentar lalu klik kirim. Ternyata, komentar balasan kok diam saja tak segera terkirim. Lalu, saya tunggu beberapa saat. Akan tetapi tetap saja tulisan tak bergeming. Saya coba untuk menuliskannya lagi dengan kembali mengosongkan kotak komentarnya terlebih dahulu.
Tulisan komentar pun selesai dan siap klik kirim lagi. Begitu diklik dengan sentuhan lembut jari jempol ternyata tulisan tetap diam saja dan tak bergeser sedikit pun dari posisinya untuk segera terkirim. Saya coba menunggunya lagi dengan sabar. Ya, memang agak lama juga menunggunya.
Sambil menunggu, saya pun berpikir bahwa untuk mengirim balasan komentar di blog Gurusiana ternyata memang tidak perlu tergesa-gesa alias perlu kesabaran. Sebab, jika tidak sabar maka bisa jadi kalau diklik berkali-kali pada akhirnya ketika komentar terkirim jadinya berondongan. Itu yang pernah saya alami. Mungkin ada juga teman yang pernah mengalami hal serupa, ya.
Pengalaman memang guru yang paling baik. Sejak itulah, saya pun berusaha untuk bersabar ketika mau mengirim komentar hingga terkirim. Oh...ternyata gagal juga. Ya, akhirnya kembali lagi saya kosongkan kolom komentar dan mengulangi menuliskannya lagi. Sabar dan sabar lagi.
Setelah saya cek sinyal ternyata bagus, maka tanpa ragu-ragu saya coba lagi klik kirim dengan sekali tekan yang lebih keras dari sebelumnya. Lhoooo...ternyata kok komentar langsung melesat terkirim begitu saja dan segeralah muncul tanda centang hijau dan notifikasi bertuliskan "Sukses. Terima kasih komentar Anda berhasil diterbitkan. OK".
Tanpa berpikir panjang, sambil senyum-senyum sendiri saya pun segera klik OK. Horeee...akhirnya berhasil terkirim. O, ternyata memang benar rupanya. Untuk mengirimkan komentar di blog juga kadang-kadang butuh kesabaran dan perlu menekan tulisan kirim pada kolom dengan sedikit keras, ya.
Hehehe...kebetulan hari ini saya belum ada bahan untuk menulis. Ya, sudahlah berbagi saja dengan menulis tentang sabar tapi sedikit keras. Siapa tahu bermanfaat dan ada pula teman yang pernah mengalaminya. Jangan lupa tersenyum, ya. Salam literasi.
Kendal, **(censored)**
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
