Iluminasi
Iluminasi
Oleh: Ruby
Dini menebar ilusi. Gigil dan pekatnya begitu mesra mendekap angan. Jiwa yang terkurung kehampaan dan kegelapan, tidak mengherankan ketika ingin segera beranjak keluar.
Dalam hening, selembar sajadah tergelar. Lantas diri ini berserah. Tanpa ragu dan malu, kudamba kasih bernuansa percikan sinar yang akan menjadi penerang jalan kehidupan.
Langkah yang tertatih ketika melintasi haluan, tak lepas dari segala rintangan. Tanpa lentera yang membersamainya, maka terantuk batu sandungan hingga jatuh bangun pun tentu tak terelakkan.
Pada pangkal hari, cahaya mentari selalu dinanti-nanti. Kehadirannya tak hanya sekadar menghangatkan seisi hamparan alam. Namun, senantiasa pula menjelmakan binar-binar kegairahan pada segenap insan.
Cerahnya lengkung cakrawala, ternyata mampu mencerahkan sekeping hati yang selalu ingin menabur kesalehan. Beriring sesanti di mana ada kemauan di situ ada jalan, maka kesuraman demi kesuraman ingin pula segera ditepiskan.
Dengan senyum kepagian, kusambut kilauan sang bagaskara menerangi fana. Sementara, titah Illahi kusematkan sebagai penuntun arah menuju ke peristirahatan yang abadi. Salam semangat.
Bilik Senyap, 22-01-2022
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
