Jalan Pintas
Jalan Pintas
Oleh: Ruby
Menyusuri jalan di atas hamparan sejuk dan lengang, tatapanku menyapu ke masa depan. Di bantaran hati, tepian kenang bersisian dengan batang-batang berkayu yang berderet sedemikian tenang. Rimbunnya dedaunan, tersua nyata menyuguhkan keteduhan.
Armadaku melaju sedikit pelan. Meski harus segera sampai ke tempat tujuan, namun kehati-hatian tetap menjadi prioritas dalam menempuh sejalur perjalanan. Roda terus berputar. Kian lama kian menjauh dari pangkal pijakan. Sekilas bayang, rotasinya seakan sedang menggetarkan sebuah wejangan.
Tak layak dimungkiri, dalam menjalani sebuah alur kesibukan, kedudukan seseorang terkadang berada di puncak impian. Namun, tidak menutup kemungkinanan, setelahnya justru berada di posisi yang sangat tidak di harapkan. Pendek kata, peredaran waktulah yang dapat menjungkirbalikkan antara bayangan dan kenyataan.
Bagaimanapun strata kita di kala menjejaki garis-garis kehidupan, acap kali muncul dua pilihan yang sama-sama menggiurkan. Walau terasa lebih lamban dan penuh rintangan, namun ketika lintasan berliku yang menjadi opsi dalam pengembaraan, tentunya akan menjelmakan berbagai kisah mengasyikan pun mendebarkan. Sementara itu, ketika jalan pintas yang diyakini mampu melesatkan jentera angan, maka hanya si fulanlah yang punya cerita tentang nikmatnya kemulusan dalam menggapai segala keinginan.
Bilik Senyap, **(censored)**
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
