MENGHADAPI SISWA PASIF DI KELAS
Semenjak profesi guru menjadi pilihan, mengabdi menjadi pendidik adalah amalan jariah.
Tanpa kita sadari, begitu banyak hal yang membuat siswa bermasalah dalam belajar, sehingga menghambat prestasinya. Sebagai pendidik, kita harus mencari penyebabnya, dan mencarikan solusi terbaik, untuk menyelamatkan masa depan mereka.
Salah satu penyebab kegagalan siswa dalam belajar adalah sifat pasif dalam belajar. Pasif artinya tidak peduli, tidak merespon, tidak tanggap, apatis dan cuek. Apapun yang dilakukan guru atau temannya, dia tak peduli dan asyik dengan dirinya sendiri.
Ciri-ciri siswa pasif:
1. Acuh terhadap situasi di sekitarnya.
2. Cenderung pendiam, minder, dan mengisolasi diri.
3. Bila ditanya guru, cenderung tidak mau menjawab, menunduk malu, murung dan cengeng.
4. Sering melamun, tiada bergairah, sering menekur ke meja dan memainkan alat tulisnya.
5. Tidak memedulikan nilai yang dicapainya, bingung, serta mudah tersinggung.
Sebagai pendidik, kita jangan mengabaikan anak yang seperti ini. Berbagai cara dapat dilakukan guru, agar bisa menolong anak, sebelum terlambat.
BERSAMBUNG
*Lubuk Alung, 12-01-2023
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
