HARAPAN SEMU
Kutelan pahitnya empedu dan perihnya goresan sembilu.
Merindukan rembulan tersenyum di balik awan kelabu.
Mungkinkah pelangi menari di kala hujan badai menyapa
Kilat petir gegap gempita memecah angkasa.
.
Beratnya kakiku melangkah di malam gulita.
Tiada secercah cahaya bintang menyapa.
Harapanku pudar menguap bersama embun malam.
Kasihku semu tersapu kilaunya pudar tenggelam.
.
Lubuk Alung, 27-02-2023
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan