Tagur 981 Mengenal Sosok Jendral Abdul Haris Nasution
Salah satu tokoh militer yang mencuat namanya saat peristiwa gerakan 30 september yaitu Jenderal Abdul Haris Nasution. Dia dilahirkan di Distrik Mandailing, Kotanopan,Tapanuli Selatan, Sumatera Utara pada 3 Desember 1918. Dia merupakan sosok kunci dalam sejarah Indonesia yang memberikan kontribusi besar dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan negara.
Jendral Abdul Haris Nasution merupakan salah satu pendiri Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Jendral Abdul Haris Nasution juga dikenal karena perannya dalam menghadapi tantangan berat seperti Peristiwa G30S/PKI pada tahun 1965.
Jendral Abdul Haris Nasution merupakan salah satu tokoh yang berjasa dalam mempertahankan NKRI. Ada beberapa perannya dalam menjaga keutuhan di Indonesia antara lain:
1. Memimpin perang gerilya di Agresi Militer Belanda pada tahun1947.
2. Menumpas gerakan speratis dan ekstremis pada tahun 1948 dan tahun 1962.
3. Mempertahankan Pancasila sebagai ideologi pada tahun 1962 dan tahun1965.
Pada peristiwa gerakan 30 september Jendral Abdul Haris Nasution dapat melarikan diri dari kepungan para pembunuh jendral saat tanggal 30 september 1965, namun putrinya yang berumur 5 tahun Ade Irma Suryani tewas terbunuh para pelaku gerakan 30 september tersebut dihadapan istrinya. Sehingga sang jendral merupakan saksi peristiwa gerakan 30 september tersebut.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
