Tagur 1058 Pandangan Islam terhadap Teori Evolusi Charles Darwin
Pada pemahaman Charles Darwin menjelaskan dalam bukunya The Origin Of Spesies dikatakan bahwa berdasarkan bukti-buktinya ia berpendapat spesies itu tidak diciptakan dalam bentuk yang sekarang, tapi melalui proses evolusi dari spesies nenek moyangnya. Evolusi tersebut didasari oleh tanda-tanda bukti yang dapat diamati pengaruhnya pada masa lalu hingga sekarang. Bukti tersebut diruntun dari bukti paleontologi, taksonomi, anatomi perbandingan, embriologi, biokimia perbandingan, hingga fisiologi perbandingan.
Pada teori evolusi suatu organisme, para ahli menggunakan pendekatan sebagai acuan evolusi, bukan suatu pembuktian. Mereka dan bahkan Darwin itu melihat berdasarkan perubahan struktur dari organisme yang saling berkerabat dan mengaitkan perubahan ciri-cirinya. Sedangkan pada QS. 15:26 jelas mengatakan: " Dan sungguh, kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering dari lumpur hitam yang diberi bentuk”.
Sehingga teori evolusi Darwin ini merupakan teori materialitis meniadakan Tuhan sebagai pencipta keragaman hayati. Teori ini berbahaya bagi umat Islam. Karena, transisi tentang proses evolusi pada makhluk hidup bertentangan dengan firman Allah QS. Al-Ankabut:20 yang artinya:" Katakanlah, “Berjalanlah di (muka) bumi, lalu perhatikanlah bagaimana Allah memulai penciptaan (semua makhluk). Kemudian, Allah membuat kejadian yang akhir (setelah mati di akhirat kelak). Sesungguhnya Allah Mahakuasa atas segala sesuatu."
Tanggapan ahli agama Islam terhadap teori evolusi Charles Darwin beragam, mulai dari menolak teori tersebut hingga mempertimbangkan bahwa evolusi hanya berkaitan dengan jasad manusia.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
