Tagur 1166 Mengenal KH Muhammad Masthuro ulama dari Sukabumi
KH Muhammad Masthuro dilahirkan pada tahun1901 di Kampung Cikaroya, tidak jauh dari Tipar Sukabumi. Ayahnya yang bernama Amsol, nama samaran dari Ansor, kesehariannya bertugas sebagai Amil atau Lebe yang mengurusi masalah keagamaan di desanya.
Pada tanggal 9 Rabiul Akhir 1338 H, bertepatan dengan 1 Januari 1920, KH Muhammad Masthuro mendirikan madrasah yang diberi nama Madrasah Ahmadiyah yang merupakan cabang dari Madrasah Ahmadiyah ( namun bukan merupakan aliran sesat yang berkembang saat ini ).
KH Muhammad Masthuro mendirikan lembaga pendidikan Islam sebagai tempat pembinaan manusia yang berguna bagi dirinya dan bagi orang lain, dapat menuntun dirinya dan orang lain untuk meninggalkan hal-hal yang dilarang oleh Allah dan menjalankan segala perintah-Nya.
Hal dilakukannya karena saat itu berkembang satu kepercayaan atau aliran yang disebut Hakok. Ditambah lagi masyarakat suka dengan kegiatan berjudi, mengadu ayam, ronggeng yang menjurus kepada prostitusi dan madat. Dan masyarakat sudah melupakan agamanya.
Saat ini pesantren yang didirikan KH Muhammad Masthuro berubah nama menjadi Pondok Pesantren Al Masturiyah yang beralamat di Jl. Nasional III, Cibolang Kaler, Kec. Cisaat, Sukabumi Regency, Jawa Barat 43152.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
