Samsudin Simatupang, MPd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Tagur 1173 Mengenal KH Ahmad Sanusi ulama dari Sukabumi

Tagur 1173 Mengenal KH Ahmad Sanusi ulama dari Sukabumi

KH Ahmad Sanusi lahir pada tanggal 18 September 1888 di Sukabumi dan wafat pada tahun 1950. KH Ahmad Sanusi sangat dikenal sebagai putra kyai dan juga seorang pembelajar. Setelah menikah di usia 20 tahun, KH Ahmad Sanusi dikirim oleh ayahnya ke Mekkah untuk mendalami ilmu-ilmu agama (ulumuddin).

Setelah belajar selama tujuh tahun, KH Ahmad Sanusi mendapat gelar imam besar Masjidil Haram. KH Ahmad Sanusi berguru kepada ulama-ulama terkenal, khususnya dari kalangan Jawi (Melayu). Pada tahun 1915 sepulang belajar dari Mekkah, KH Ahmad Sanusi kembali ke Indonesia untuk membantu ayahnya mengajar di Pesantren Cantayan.

Setelah tiga tahun membantu ayahnya, KH Ahmad Sanusi mulai merintis pembangunan pondok pesantrennya sendiri yang terletak di Kampung Genteng, sebelah utara desa Cantayan, sehingga ia kemudian dikenal dengan sebutan Ajengan Genteng. Pesantrennya tersebut ia beri nama Pondok Pesantren Babakan Sirna Genteng.

KH Ahmad Sanusi merupakan seorang aktivis dan penulis yang produktif. Padahal, waktunya sangat padat. Disamping mengajar dan berdakwah serta mengurus santri-santrinya siang malam, ia masih sempat menulis banyak buku. Berikut ini sebagian contoh karyanya: Tahdzir al-‘Awam fi Mufiariyat Cahaya Islam dan Al-Mufhamat fi Daf’i al-Khayalat ( Bidang Fiqih ), Mathla’ul al-Anwar fi Fadhilah al-Istighfar dan Al-Tamsyiyah al-Islam fi Manaqib al-Aimmah ( Bidang Tasawwuf ), Miftah al-Jannah fi Bayan ahl as-Sunnah wa al-Jama’ah dan Tauhid al-Muslimin wa ‘Aqaid al-Mu’minin ( Bidang Kalam ).

Atas segala jasanya, pada 12 Agustus 1992 Pemerintah Republik Indonesia memberi tanda kehormatan Bintang Maha Putera Utama. Pada 10 November 2009, dan KH Ahmad Sanusi juga mendapat penghargaan Bintang Maha Putera Adipradana dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post