Sandi Yulianto Samah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Sang perantau 25

Sang perantau 25

Lucy memperhatikan apa yang dilakukan oleh Husni dengan jeruk-jeruk yang berada di tangannya. Begitupun Herman. Ilmu yang tak dimilikinya. Danu pun meyaksikan apa yang dibuat oleh Husni.

"Apakah perlu tempat khusus untuk mandi Ni?"

"Mana ada sungai bercabang yang airnya bertemu?"

"Ada...saya tahu."

Lucy angkat bicara.

"Dimana?"

"Ikut aku!"

Lucy membawa ke sungai sembilan yang bercabang yang berjarak 50 km dari Kota Dumai.

"Bawa basahan untuk Yeni Da."

"Insya Allah."

Da Zul membawa basahan untuk Yeni. Herman pun ikut ke sana. Ia ingin melihat apa yang dilakukan oleh adik seperguruannya.

Sesampai di Sungai Sembilan, Husni mengambil ke tujuh jeruk tersebut dan memeras semua ke dalam air yang diambil pas di pertemuan sungai tersebut. Ia masukkan semua ke dalam baskom dan membawanya ke tempat pertemuan sungai tersebut.

"Da...Alah dipakai basahannyo?"

"Alah Ni."

"Bawo Yeni ka tangah tampek pertemuan sungai ko. Uda siramkan air limau ko ka kapalonyo."

"Yo Ni."

Da Zul membimbing anaknya. Yeni melihat tajam ke Husni. Tatapan makhluk yang sedang menguasainya. Seolah marah padanya. Herman yang sudah siaga langsung membantu Da Zul membawa Yeni. Tampaknya makhluk yang menguasainya tak rela pergi dari tubuh Yeni.

Namun Yeni terus melawan sehingga tubuh itu tak berani melawan.

"Aku mau kau pergi dari tubuhku!"

Suara Yeni terdengar keras melengking. Suara asli Yeni. Suara yang sangat merdu dan lembut.

"Aaaaaa!"

Suara lengkingan keluar dari tubuh Yeni bersama asap yang sangat tebal.

"Aku akan buat perhitungan dengan kamu Husni!"

Suara gaib terdengar jelas. Suara lelaki. Suara makhluk yang menguasainya selama ini.

Yeni tersenyum pada papanya. Senyum yang tak pernah dilihat ayah dan ibunya.

"Yeni? Kamu sudah sadar?"

Tangisan Yeni pecah di siang hari itu. Suara yang tak pernah terdengar menangis. Kadang tawa lelaki penguasanya yang terdengar.

Yeni memandang lembut pada Husni.

"Terima kasih Bang. terima kasih."

Husni hanya mengangguk.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post