Sang perantau 26
Dari kejauhan Husni duduk sambil membaca buku yang baru dibelinya. Buku dalam bahasa inggris 'Macroeconomics" oleh Mankiw, Samuelson & Nordhaus, serta "Principles of Macroeconomics" karya Case, Fair, dan Oster. Sebuah buku yang sangat menarik. Ia memang hobinya membaca. Satu hari minimal 100 halaman. Dari SD ia sudah digelar kutu buku. Sekali-kali ia mencatat dalam notesmya sesuatu yang belum dia pahami.
Yeni memperhatikan semua tingkah laku Husni yang terlihat cuek dengan wanita yang sebayanya. Diam-diam sepasang mata juga memperhatikan Husni. Sepasang mata anak gadis Herman.
Herman tampak memperhatikan tingkah anak gadisnya yang sering salah tingkah saat matanya bertatapan dengan Husni. Wajah Husni tidak terlalu ganteng. Hanya bodinya memang luar biasa bagus. Dadanya yang bidang dan tubuhnya yang berisi.
Lucy dapat merasakan perasaan kedua wanita itu. Tapi Husni masih terluka. Luka itu belum sembuh total. Ia menutup hatinya untuk cinta. Ia melihat notifikasi di HPnya dari Cambridge. Ternyata Husni lulus tes di universitas itu. Ia tampak senang. Ya sekali-kali pulang ke London.
Lucy menghela nafas panjang. Selagi usiaku masih ada, aku akan mengobati luka di hati Husni. Memulihkan pendapatnya bahwa wanita adalah makhluk yang tak punya perasaan. Well come to the real experience!
Lucy mengirim.hasil tes ke wa Husni yang langsung diberi emoji jempol oleh Husni. Tanda ia siap untuk belajar. Siap untuk menjadi orang yang lebih baik.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
