Sang Perantau 28
Husni sangat kaget karena semua dosen dan profesor Cambridge mengenal Lucy dan ada seorang kerabat ayahnya menjadi guru besar di bidang ekonomi. Ternyata diam-diam, Lucy mengambil S2 dan S3 di cambridge tersebut. Tujuannya ia hanya ingin memberikan perhatuab khusus kepada Husni supaya Husni mempercayai seorang wanita. Sengaja dia menyewa sebuah apartemen dua kamar yang menjadi tempat tinggal mereka. Ya bagi inggris itu hal biasa. Namun bagi Husni ini tampak gak biasa.
"gak bisa begini, Cy."
"santai bro. Kita istirahat dulu. Biasanya tahun pertama ini kamu di asramakan untuk melihat kemampuan bahasa inggrismu."
"oke...oke.'
Lucy kagum dengan keteguhan Husni memegang agamanya. Memang sangat luar biasa anak ini. Dalam perjalanan ia tak pernah melupakan kewajibannya pada Tuhan. Lucy pun terbawa-bawa taat. Ia sering kali memanjatkan doa kepada Tuhan yang esa. Kerena dia termasuk kristen ortodok yang waktu doanya berpusat pada Jam Kanonik (Ibadah Harian), yaitu sekitar tujuh waktu spesifik dalam sehari (atau disingkat tiga waktu bagia awam seperti saat terbit matahari (Matins/Saproz), Jam 9 pagi (tersia, jam ke-3), Jam 12 siang (seksta.jam ke-6), Jam 3 Sore (Nona, Jam ke-9), Jam 6 sore (Vesvera, Petang), Kompletarium (sebelum tidur) dan tengah malam (Ratimadah) yang mencakup doa-doa seperti doa yesud, doa bapa kami, mazmur, dan litirgi ilahi pada hari minggu dengan tujuan menjaga hubungan konstan dengan Tuhan baik secara formal maupun doa pribadi sepanjang hari.
Husni pun menghargai ibadah Lucy yang beribadah dengan menggunakan kerudung (tutup kepala). Walaupun kristen ortodoks membolehkan makan babi, Lucy seumur hidupnya tak pernah makan babi karena ayahnya melaranig makan babi. Apalagi sejak pindah ke Indonesia. Makanya mereka pergi dengan membawa makanan dari indonesia. Lucy pun tahu tempat makanan yang halal.
Kedatangan Lucy disambut dengan antusias semua keluarga ayahnya. Ya keluar ayahnya yang tahu kemana dia pergi dan mendukung apa yang menjadi keputusan Jack. Mereka datang ke apartemennya Lucy. Rupanya keluarga ayah lucy termesasuk keluarga yang memegang jabatan penting di kota cambridge. Hanya memang ayah Lucy termasuk orang yang tak mau mengandalkan keluarganya. Dokter terkenal di kota itu juga keluarga Lucy. Mereka sangat gembira.
"akhirnya kamu pulang juga Cu."
Sang nenek memeluk dengan erat.
"Lucy kangen Oma."
"Oma saja? Opa?"
"Semuanya...."
Mereka sangat bahagia dengan kedatangan Lucy. Tapi pamannya dokter dapat melihat ada yang tidak beres dengan Lucy. Lucy pun menyadari itu.
" Are you oke?"
"I am oke, Uncle Jon."
"Don't lie to me? we have to talk about this."
"I know i am doing uncle".
" I wait you at my home."
"ok."
Husni juga merasakan ada yang lain dengan Lucy. Firasatnya sebagai teman.
"
Jam kanonis - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Seperti dalam ritus tradisional lainnya, hari gerejawi dimulai pada malam hari saat matahari terbenam dengan Vespera (Ramsho). Saa... Wikipedia Natalan Gereja Ortodoks di Indonesia: Berkerudung, Salat ... 7 Jan 2024 — eh Hari Yang Yang Terlewatkan seperti itu dan dia telah mengenakan daging engkau akan melihat dia. men kerelaan kehendaknya Kalau ... YouTube·**(censored)** 4m Sinekdemos: Doa Harian bagi Umat Kristen Ortodoks Diterjemahkan — Sebelum Sarapan. Kemuliaan bagi Bapa dan Putra dan Roh Kudus, sekarang dan selamanya dan sepanjang masa. Amin. Tuhan, kasihanilah. Greek Orthodox Archdiocese of America Tampilkan semua
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
