Sang perantau 35
Husni juga terus memberi perhatian pada Lucy dan mengingatkan kalau lupa minum obat. Perhatian yang luar biasa. Lucy menyadari perhatian Husni sangat tulus. Beruntung wanita yang dapat lelaki ini. Sangat beruntung malah.
"Bagaimana awal kuliah, Husni?"
"Amazing! Kuliah mu?"
"Kami banyak daring Husni."
"Bagus lah!"
"Kok bagus."
"Dak berat diongkos...ha ha."
Lucy tersenyum. Ya...dia selalu memberikan hiburan untuk Lucy.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
