Sandi Yulianto Samah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Sang Perantau 52

Sang Perantau 52

Lucy melihat pemandangan yang kontras saat mamanya meninggalkan mereka. Angkuh. Arogan. Tidak peduli dengan permintaan ayahnya dan begitupun permohonannya. Tangisannya tiada arti. Sumpah yang ia ucapkan mungkin berlaku untuk mamanya. Takkan punya keturunan. Mana kesombongannya dulu. Begitupun Roger. Tampak tak berkutik.

Husni membelai rambut lucy yang makin membaik. Ya kekuatan Ingin hidup dan memberikan keturunan untuk Husni membuatnya kuat. Ya ia harus kuat.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post