Sandi Yulianto Samah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Sang Perantau 53

Sang Perantau 53

Belaian tangan Husni menenangkan hati yang sedang gemuruh karena perang batin yang sedang ia alami. Terasa dingin hatinya. Sang Husni mau membuka hati untuknya kenapa dia tak bisa membuka hati untuk mamanya?

Chintya masih berlutut di depan Jack, Papa Lucy yang dikerumuni saudara perempuan Jack yang punya jiwa besar. Memaafkan semua yang dilakukan Chintya. Penyesalan yang sangat menyesakkan.

Lucy duduk dibantu oleh Husni. Ia menatap Husni lekat-lekat. Akhirnya ia jadi pengantin Husni juga. Ia menyenyumi tante-tantenya yang sangat rindu padanya.

"Puji Tuhan..engkau sudah baikan nak."

Serentak kata itu keluar dari mulut tantenya. Chintya pun memandangnya dengan hati gembira. Dan tambah gembira kala melihat senyum manis Lucy. Anak yang sempat ia telantarkan. Anak yang sempat ia tak akui.

"Mama," lirih suaranya memanggil.

"Lucy!"

Ia menghambur memeluk Lucy.

"Maaf mama...maafkan mama!"

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post