Sang Perantau 56
Jacson dan jansen, kedua anak Husni tampak sangat antusias dengan sepak bola. Bakat mereka tampak dengan jelas. Tinggi yang menjulang dari kawan-kawan sekolahnya serta fisik yang sangat prima. Ditambah pelatih fisik yang sangat luar biasa sengaja dibawa oleh Jack senior dari inggris. Kebetulan Jack mempunyai saham di sebuah klub baru dari Kerinci yang mentas di Liga 2 indonesia. Klub yang mempunyai sekolah sepak bola yang sangat bagus dan modern. Mereka mempunyai tim junior mulai dari U-10 sampai U23 yang mentas di liga-liga di negara ASEAN. Khusus U-23 berkecimpung di Liga 2 Thailand dengan nama Kerinci FC U-23.
jansen dan jacson yang memasuki usia 7 tahun masuk tim under-10 yang merajai liga kerinci junior yang sudah berakhir bulan maret lalu. mereka dikenal dengan penyerang kembar dalam skema 4-3-1-2 racikan Uston Nawawi, mantan pemain nasional indonesia. O2SN cabang sepak bola di kerinci diganti dengan liga junior U-10, U-15 dan U-18 yang di selenggarakan setahun penuh dengan sistem promosi dan degragasi yang terbagi menjadi 2 wilayah yaitu zone barat dan zone timur. Yang masing-masing zone terdiri dari 8 kecamatan. Setiap kecamatan mengirimkan 2 tim per katagori umur. Namun yang baru terlaksana setiap kecamatan mengirim satu tim. Bermain home dan away. Dengan seleksi ketat oeh tim kecamatan. Setiap kecamatan (SSB) dilatih oleh mantan pemain nasional yang peduli dengan sepak bola nasional. Mereka digaji oleh negara sebagai pegawai kontrak dengan gaji yang cukup lumayan dan dikelola oleh kementrian olah raga. Mereka memegang 3 tim mulai tim u-10 s.d U-18.
Gebrakan yang dimulai dari ide seorang mantan pemain basket Kerinci,Dedi Iryanto yang juga pecinta sepakbola ini diamini oleh Bupati Kerinci. Ya, Husni balik ke Kerinci bersama jack, mertuanya. Dengan sokongan dana besar dari perusahaan Husni, mampu mengembangkan sepakbola yang sangat baik. Bahkan fasilitas olahraganya sangat baik. bahkan terbaik di Proovinsi jambi. stadionnya pun sangat mantap. Fasilitas kelas wahid lah. begitupun fasilitas latihan. JUga ada nsekolah formal untuk anak-anak. bukan hanya sepakbola.
Memang jansen dan jackson dekat dengan kakeknya. Wajar saja karena Husni orangnya pendiam. Tak banyak bicara. Lain dengan Jack yang termasuk lelaki cerewet. Ramah dan suka mengomentari cucunya, mulai dari tidur sampai tidur lagi. Dan lagi Husni jarang di rumah. Ia sekarang sering ke luar negeri, terutama inggris. Ada bisnis keluarga yang diberikan oleh keluarga besar jack yang selama ini ditolak oleh jack. Terkadang ke Dumai mengurus bisnis yang dikelola oleh Herman dan bang rizal karena di kaltek Husni mempunyai saham 30%, begitupun saham di perusahaan agro IV di 10 propinsi di Sumatera. Ya boleh dikatakan Husni termasuk orang kaya baru di Indonesia.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan