Sandi Yulianto Samah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Sang Perantau 57

Sang Perantau 57

Husni menyambangi anaknya yang telah lama ditinggalkan dengan membawa jersey kesukaan mereka, Real Madrid. Kedua anaknya sangat senang. Dia menyempatkan diri menjenguk anaknya yang di denmark. Yang dibawa oleh neneknya. Mertuanya. Anaknya pun menyukai bola. Bermain SSB klub ternama Copen Hagen FC. Jacky Hamilton berambut hitam dan berkulit kuning langsat seperti kulit Husni.

"Papa!"

Langkah kecilnya memburu Husni.

"Masya Allah anak papa sudah besar. Papa bawakan jersey Real Madrid, Casemiro!"

"Terima kasih papa. papa memang terbaik!"

Matanya berbinar.

"Nek...kakek papa bawakan Jacky hadiah. papa memang the best."

Chyntia tersenyum manis. Ia membenarkan jilbabnya. Ia resmi masuk islam ketika menguburkan Lucy. Begitupun roger dan kedua orang tuanya.

"Papa...Jacky hafal juz amma dan Juz 29 lo."

"woooow...masya Allah hebat!"

"Dia tak mau di sekolah umum, Husni."

"Ya baguslah Ma. Biarkan dia mencari kehidupannya sendiri."

"oh ya jansen dan jackson bagaimana?"

"Mereka Hobi bola juga."

"Jacky kalau besar pilih mana?"

"Indonesia...Jacky cinta indonesia."

"Mantap...peluk papa dong!"

Jacky menghambur dalam pelukan papanya. Menciumnya sepuas-puasnya. Papanya tidak pilih kasih. Papanya sangat adil.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post